Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Agustus 20, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Warga Kranji Kota Bekasi Mengeluh Pembagian PKH Tak Merata
  • Follow Us!

Warga Kranji Kota Bekasi Mengeluh Pembagian PKH Tak Merata 

BERITA BEKASI – Dengan adanya Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, ternyata masih banyak sebagian warga di Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi yang layak dibantu belum mendapatkan sentuhan dari program tersebut. Bahkan data warga tidak mamu ada yang hilang di tahun 2017.

“Keluhan dan kekisruhan program PKH di Kranji ini karena masyarakat tidak mampu yang tidak mendapatkan bantuan disebabkan ada sejumlah perubahan dari Kementerian Pusat,” terang Koordinator Program Keluarga Harapan Kota Bekasi, Usep Satriana, Rabu (16/8/2017).

Perubahan data itu sambungnya, karena ada kesalahan Pemerintah Kota Bekasi maupun dari Kementerian Pusat. “Mungkin ada nama yang sudah diganti oleh pusat, bahwa keluarga tersebut sudah mampu dan tidak layak mendapatkan bantuan dari Menteri Sosial,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa dana PKH yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu diberikan sebanyak 4 kali dalam 1 tahun dan di tahun 2017 ini ada perubahan pemberian penyaluran dana.

“Sebelumnya, dana yang diberikan melalui kantor Pos. Nah, di tahun ini pembagian dana diberikan melalui Bank jadi warga tidak usah mengantri lagi di kantor Pos,” ungkapnya lebih lanjut. 

Tahun 2017 ini lanjut Usep, tahap awal pembagian dana dimulai bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Untuk wilayah Bantar Gebang yang selalu dinilai tempat timbunan sampah nyatanya memiliki nilai ekonomi yang baik dibandingkan wilayah Kota Bekasi lainnya seperti Bekasi Timur, Jati Asih, Bekasi Barat dan Bekasi Utara.

“Bila memang masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan saya mengimbau agar mendatangi Kelurahan masing-masing dan dipastikan keluarga tersebut memang benar-benar miskin atau tidak mampu,” pungkasnya. (Edo)

Comments

comments