Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Desember 14, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Jadi Ramai, Nyumarno: Aneh, Sidak Kok Bawa Mantan Wabub Bekasi?
  • Follow Us!

Jadi Ramai, Nyumarno: Aneh, Sidak Kok Bawa Mantan Wabub Bekasi? 

BERITA BEKASI – Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno menyesalkan sikap salah satu Anggota Dewan Komisi III, TM asal Fraksi Demokrat yang diduga melakukan sidak ilegal bersama mantan Wakil Bupati Bekasi, Rohim Mintareja ke Mess Mahasiswa asal Kabupaten Bekasi di Yogyakarta, Jawa Tengah, Senin (14/8/2017) lalu.

“Saya bukan bicara soal sanksi dan salah serta benar. Tapi apabila yang bersangkutan itu sendiri melakukan Sidak seperti ke Mess Mahasiswa di Yogjakarta, itu patut dan boleh lah namanya hak pengawasan anggota dewan kan melekat, termasuk saya sendiri,” terangnya ketika berbincang dengan Beritaekspres.com, Rabu (16/8/2017).

Namun kata Nyumarno, yang membuat masyarakat bertanya-tanya mengapa Sidak itu bersama mantan Wabup. “Yang jadi pertanyaan dan membuat rakyat bertanya-tanya itu ada apa serta kenapa, ada mantan Wabup pula. Untuk mantan Wabup, jika mau rajin dan aktif turun kemarin saja pas masih aktif jadi Wabup,” sindirnya.  

Anggota Dewan Taih Minarno (Kaos Putih Tas Hitam)

Kalau sudah jadi mantan Wabup sambung Nyumarno, baru aktif mau turun ke kegiatan APBD yang hubungannya dengan Kabupaten Bekasi ya lucu saja, ada apa ini ya?,” tambah Nyumarno kembali bertanya.

Masih kata Nyumarno, dirinya bingung sebenarnya dengan hal tersebut. Apalagi sampai ditegor para mahasiswa yang sempat menyatakan melakukan Sidak, tapi tidak membawa surat resminya.

“Jadi, jujur saja. Saya juga bingung, ada apa dengan ini semua. Harusnya yang bersangkutan malu atuh ditegor adik-adik kita yang ada di Mess juga ditanya surat tugas. Ini kan jadi seperti kunjungan pribadi,” katanya.

Makanya, dia mengingatkan kembali fungsi DPRD di pengawasan memang berhak melakukan Sidak kemanapun sepanjang pengawasannya adalah kegiatan yang menggunakan APBD yang merupakan uang rakyat Kabupaten Bekasi.

“Cuman maksud saya tolong lebih beretika takkala berbicara Sidak, dari pada kita malu, ketika mengatasnamakan Lembaga meskipun Bang TM itu pribadi datang kesanapun dia tetap melekat fungsi dewannya,” ucap Nyumarno.

Secara etika tambah Nyumarno lagi, pimpinan Komisi III dan Pimpinan DPRD juga harusnya mengetahui Sidak tersebut. Semoga kedepannya hal itu tidak terulang kembali.

“Apakah akan dipanggil BK yang bersangkutan, secara kelembagaan hal ini akan dibicarakan dulu di ranah Rapat Pimpinan DPRD agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

“Jangan offside lah, kalau mau Sidak ya bilang saja pakai Lembaga DPRD dan surat resmi kan ngak ada masalah juga lebih terhormat,” pungkas menambahkan. (Dede)

Biro Kabupaten Bekasi

Comments

comments