Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Desember 15, 2017
Halaman Home » Bekasi Kota » Warga Medan Satria Kota Bekasi Dapat Kartu Sehat Berbasis NIK
  • Follow Us!

Warga Medan Satria Kota Bekasi Dapat Kartu Sehat Berbasis NIK 

BERITA BEKASI – Sosialisasi dan pemberian Kartu Sehat Berbasis NIK terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Salah satunya yang berlangsung di RW18 Harapan Indah, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, kemarin.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Kusnanto, Anggota DPRD Kota Bekasi, Maryadi serta jajaran pihak Kelurahan dan Kecamatan setempat.

Dalam kesempatan itu, fasilitator pembagian Kartu Sehat berbasis NIK, Agus Ariyanto mengatakan program Pemerintah Kota Bekasi yang sangat bagus harus lah didukung.

“Sudah banyak warga yang terbantu karena Kartu Sehat NIK. Dan selama kami membantu Pak Walikota mensosialisasikan dan membagikan kartu sehat NIK, warga sangat antusias dan mendukung penuh program KS NIK,” terang Agus.

Dijelaskannya, program yang telah berjalan dari Januari 2017, telah dikeluarkan hampir 20 ribu Kartu yang mencakup satu Kartu Keluarga dan akan menjadi target akhir tahun sebanyak 300 ribu Kartu Sehat berbasis NIK harus sampai kepada warga Kota Bekasi.

Senada dengan fasilitator lain, Subur mengatakan, sangat mendukung penuh program yang dikeluarkan Pemkot Bekasi. “Maka itu, kita turut bekerja mensosialisasikan setiap program yang dicanangkan Pemkot Bekasi, termasuk kartu sehat,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto, menyebutkan bahwa selama peluncuran Kartu Sehat Berbasis NIK sejak Januari 2017 belum ada laporan atau keluhan terkait pemakaian Kartu tersebut di Rumah Sakit Kota Bekasi.

“Selama ini belum ada laporan atau keluhan, malah yang kami dapatkan bahwa masyarakat lebih mudah mendapatkan treatment saat menggunakan KS berbasis NIK dibanding BPJS di beberapa rumah sakit,” katanya.

Menurutnya, pasien pun ketika akan mendaftar rawat jalan di Rumah Sakit (RS) harus melalui tahapan-tahapan hingga bisa dijamin oleh Kartu Sehat Berbasis NIK.

“Kartu Sehat NIK bisa saja dipakai rawat jalan, namun harus melewati tahapan yakni untuk beberapa kasus yang dianggap ringang bisa ditangani ke Puskesmas, jika Puskesmas tidak bisa menangani, barulah dirujuk ke Rumah Sakit untuk disiapkan tindakan rawat jalan,” imbuhnya.

Ia juga menghimbau kepada Rumah Sakit yang masih “takut” untuk menerima pasien pengguna Kartu Sehat untuk tidak menolak pasien karena Rumah Sakit juga memiliki peran dalam mengatasi masalah kesehatan Kota Bekasi.

“Pemkot sudah meneken MoU dengan Rumah Sakit di Kota Bekasi, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan untuk menangani pasien pengguna KS NIK, program ini juga mendorong agar Rumah Sakit memiliki peran untuk mengentaskan masalah kesehatan, khususnya di Kota Bekasi ini,” pungkasnya. (Gilang)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments