Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Januari 22, 2020
Halaman Home » Megapolitan » Polisi Bikin 2 Sketsa Wajah Penyerangan Novel Baswedan
  • Follow Us!

Polisi Bikin 2 Sketsa Wajah Penyerangan Novel Baswedan 

BERITA JAKARTAPolisi telah membuat dua sketsa wajah terduga pelaku kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dari keterangan saksi-saksi.

“Jadi untuk sketsa wajah baru jadi dua, yang satu belum. Itu kan kesaksian dari saksi, lalu dari keluarga Novel,” terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (31/7/2017).

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan, enam hari hari sebelum kejadian ada yang menanyakan baju gamis (bisnis keluarga Novel). Namun, belum dipastikan itu pelaku atau bukan.

“Lalu yang kedua ada orang tak dikenal di tempat wudhu. Itu nanti kami kroscek kembali apakah saksi kenal nggak. Kami informasikan ke masyarakat kenal atau tidak,” tegas Argo.

Lalu sambung Argo, kami lihat lagi apakah benar tidak orangnya, nanti kami sampaikan seperti apa‎ dan kami gambarkan agar bisa disampaikan ke masyarakat. “Kalau dapat orangnya kami cek dia ke mana saja,” katanya.

Diketahui, kasus penyerangan terhadap Novel telah bergulir sekitar tiga bulan, namun polisi hingga kini, belum mendapatkan titik terang siapa pelakunya. Menyoal apa kendalanya, Argo menyampaikan, saksi tidak ada yang melihat.

“Ya sampai sekarang saksi yang melihat enggak ada. Petunjuk juga belum ada. Kan Kapolri sampai ke KPK, kami harapkan ada tim dari KPK yang bisa menyebutkan siapa yang dicurigai,” ungkapnya.

Nanti lanjut Argo, kalau ada yang kami curigai itu kami keller dan tanyakan benar enggak pelakunya. “Nanti dia juga kami masukkan ke ruang kaca, nanti diperiksa di sana. Kami transparan,” jelas Argo.

Masih kata Argo, kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi juga tidak merekam jelas pelakunya dalam peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel.

“Sudah kami sampaikan kalau tak kelihatan. CCTV kan sudah 38 kami periksa, enggak ada yang memperlihatkan. Kalau tim KPK mau lihat silakan jalan bareng. Satu per satu kami periksa,” tandasnya.

Ramai diberitakan, peristiwa penyerangan air keras terhadap Novel terjadi di Jalan Deposito RT03/RW10 yang berlokasi di dekat Masjid Al-Ikhsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, ketika Novel selesai melaksanakan Salat Subuh berjamaah oleh dua orang pria tak dikenal mengendarai sepeda motor.

Akibat peristiwa itu, Novel mengalami luka bengkak-diduga terbakar di kelopak mata bagian bawah kiri berwarna kebiruan dan luka di dahi sebelah kiri karena terbentur pohon saat mencari air untuk membasuh muka. (Yon)

Comments

comments