Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 13, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Gagal Naik Kelas, Puluhan Orang Tua Siswa Buang Rapot
  • Follow Us!

Gagal Naik Kelas, Puluhan Orang Tua Siswa Buang Rapot 

BERITA TEGAL – Puluhan orang tua siswa dari sebuah sekolah dasar (SD) di Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menggeruduk sekolah tempat anak mereka belajar.

Para wali murid itu, memprotes kebijakan sekolah yang tak menaikkan anak mereka ke kelas yang lebih tinggi dengan alasan nilai para siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Akibatnya, para orang tua marah dan membuang rapot-rapot anaknya di depan kelas.

Informasi yang berhasil dihimpun Beritaekspres.com, menyebutkan, jumlah siswa yang tidak naik mencapai 25 orang anak. Jumlah terbanyak berada di Kelas 5 yang jumlahnya mencapai 17 anak.

Halimah (30), salah seorang wali murid, mengatakan, keputusan tidak menaikkelaskan anaknya dinilai janggal. Pasalnya, nilai yang diraih anaknya justru sangat baik.

“Karenanya, kami meminta pertanggungjawaban dari Kepala Sekolah. Kami ingin menanyakan kenapa anak saya tidak naik kelas. Padahal nilai-nilainya cukup bagus,” tegasnya kepada Beritaekspres.com, Selasa (18/7/2017).

Sejumlah orang tua sempat merasa kecewa, karena tidak juga ditemui pihak sekolah. Aksi itu pun sempat memancing perhatian sejumlah siswa untuk keluar kelas.

Tak lama berselang, Zaenal Abidin, salah seorang guru kelas, saat menemui sejumlah orang tua mengatakan, keputusan sekolah sudah dilakukan sesuai dengan prosedur.

Mereka tidak bisa dinaikkelaskan, karena nilainya tidak memenuhi standarisasi KKM. “Jadi bukan karena sengaja, tapi memang nilainya tidak memenuhi KKM yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Lantaran tidak puas dengan jawaban itu, para orang tua pun tambah kecewa. Mereka beramai-ramai membuang rapot-rapot anaknya di hadapan perwakilan sekolah.

Para orang tua menganggap Kepala Sekolah tidak bertanggung jawab, karena tidak mau menemuinya. Mereka mengancam akan menggelar aksi lebih besar lagi, jika belum ada itikad baik dari pihak sekolah. (Boy Rasta)

Biro Tegal

Comments

comments