Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Januari 19, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Dinas PUPR Kota Bekasi Dapati Ratusan Reklame Bodong
  • Follow Us!

Dinas PUPR Kota Bekasi Dapati Ratusan Reklame Bodong 

BERITA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mendapati ratusan reklame yang tidak berizin, tak tanggung – tanggung Bidang TBL pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi menyegel hingga 365 reklame diberbagai titik diwilayah setempat.

“Selain kita menyegel 365 reklame dari berbagai ukuran, ada 30 reklame yang sudah kita tebang, dan ini masih terus berjalan,” terang Kepala Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan PUPR Kota Bekasi, Dzikron kepada Beritaekspres.com, Kamis (8/6/2017).

Dari hasil penyisiran sambung Dzikron, terdapat reklame salah satu produk handphone yang diduga banyak yang tidak mengantongin izin. “Tidak menutup kemungkinan masih ada lagi reklame yang mengiklankan produk HP ini terpasang disejumlah titik, akan terus kita tertibkan,” tegasnya.

Rata – rata dari reklame ilegal itu lanjut Dzikron, terdapat tiga kategori yakni, Bilboard dengan masa kelola 5 tahun, Bando 7 tahun dan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) 10 tahun.

Diakui Dzikron, dengan maraknya reklame bodong, Pemkot Bekasi kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) reklame sekitar Rp400 juta. “Rata – rata mereka juga tidak membayar pajak karena memang belum mengantongi izin,” ungkapnya.

Dijelaskan Dzikron, pembongkaran reklame illegal sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2012 dan Perda Nomor 15 Tahun 2013.

Pengusaha reklame terlanggar melanggar Perda ditambah pemasangan tak berizin itu dilakukan diobjek vital. Seperti jalan khusus, jalan negara, jalan provinsi, hingga jalan daerah.

Kita menduga tambah Dzikron, masih banyak reklame illegal yang terpasang diobjek vital. Namun demikian, pihaknya akan terus menyisir reklame yang terindikasi bodong tanpa melalui prosedur yang berlaku.

“Kami kasih waktu seminggu bagi pengusaha yang belum melengkapi prosedur urus izin, kalau tidak ya kita bongkar,” pungkasnya. (Adv/NDI)

Comments

comments