Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Januari 28, 2020
Halaman Home » Pendidikan » Ratusan Orangtua Mengantri Daftarkan Anaknya ke Sekolah
  • Follow Us!

Ratusan Orangtua Mengantri Daftarkan Anaknya ke Sekolah 

BERITA JAKARTA – Ratusan orangtua mengantri mendaftarkan anaknya sekolah di SDN Cilangkap 01, Cilangkap 01, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (5/6/2017).

Walau Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menerapkan penerimaan siswa baru dengan sistem online namun mereka tetap mendaftarkan secara manual.

Tampak, ratusan orangtua murid sudah mengantri sejak pukul 06.30 WIB. Padahal, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) baru dibuka pihak sekolah mulai pukul 08.00 WIB.

Namun pihak sekolah memberikan pengarahan ke ratusan orangtua calon siswa mulai pukul 07.15 WIB.

Usai memberikan pengarahan, pihak sekolah membagikan formulir surat kuasa pendaftaran kepada orangtua calon murid.

Tak khayal, ratusan warga yang didominasi kaum ibu pun saling berebut. Bahkan pihak panitia yang membawa formulir tersebut terus dikejar-kejar.

Usai mendapatkan formulir, orangtua calon siswa langsung mengisinya. Mereka rela duduk lesehan di lantai lorong sekolah, areal parkir maupun di halaman depan sekolah. Namun banyak yang salah mengisi tanda tangan formulir bermeterai 6000 ini.

Sehingga pihak panitia memberikan arahan kembali melalui pengeras suara, agar tandatangan diberikan setelah meterai 6000 terpasang.

Kepala SDN Cilangkap 01, Siti Dhirrifngah mengatakan, hari ini pihaknya menyiapkan 300 lembar formulir dan langsung habis. Kuota murid baru di SDN Cilangkap 01 itu sendiri hanya 158 siswa, yang terbagi dalam lima rombongan belajar (rombel).

Tahap awal  untuk pendaftaran jalur umum, tanggal 5-7 Juni, hanya menerima 63 siswa. Sisanya, sisanya 95 siswa dijaring melalui pendaftaran jalur lokal yang dibuka pada tanggal 12-14 Juni mendatang.

“PPDB online hari ini serentak digelar. Kita membagikan 300 formulir surat kuasa langsung habis. Kuota di sekolah ini hanya menerima 158 siswa baru,” terang Siti Dhirrifngah kepada Beritaekspres.com, Senin (5/6/2017).

Menurutnya, surat kuasa bermeterai 6000 diberikan untuk membantu orangtua murid yang kesulitan mendaftarkan secara online. Melalui surat kuasa itu pula nantinya pihak panitia memasukkan data calon siswa secara online.

Umumnya sambung Siti yang memberikan surat kuasa ini adalah mereka yang tak bisa mengakses jalur internet lantaran tidak paham. Ada juga yang alasan sibuk bekerja dan sebagainya.

“Pemberian surat kuasa bermeterai 6000 ini juga untuk mencegah adanya kecurangan. Sehingga tidak ada oknum manapun yang bermain dalam PPDB onlinr ini,” ungkapnya.

Umiyati (35), salah satu orangtua calon siswa mengaku datang pukul 06.30 WIB. Pihaknya sengaja datang lebih awal agar mendapatkan nomor antrian terdepan.

Namun ternyata saat tiba di sekolah, sudah banyak warga mengantri. Ia berharap anaknya dapat diterima di sekolah ini lantaran lokasinya dekat dengan rumahnya.

“PPDB online ini sangat efektif untuk menjaring siswa baru. Karena seleksi dilakukan secara otomatis berdasarkan usia anak. Sehingga tidak ada yang bermain dan kita berharap juga ada transparansi,” tandasnya. (Steve)

Comments

comments