Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Petugas Gabungan di Jombang Tutup Paksa Galian Ilegal
  • Follow Us!

Petugas Gabungan di Jombang Tutup Paksa Galian Ilegal 

BERITA JOMBANG – Petugas gabungan Polres, Satpol PP, Kodim 0814 dan Dishub Jombang, Jawa Timur, menggerebek tambang galian C yang berlokasi di Desa Bugasur Kedaleman, Kecamatan Gudo, lantaran terbukti illegal. Petugas pun menutup paksa pertambangan dan menyita 3 alat berat, 2 mesin ponton dan 3 dump truk.

Kedatangan petugas gabungan di lokasi itu sekitar pukul 12.00 WIB tak mendapat perlawanan dari pekerja tambang. Tanpa negosiasi, petugas langsung menghentikan secara paksa penggalian tanah uruk dan pasir yang dikerjakan CV. Mostaman Grup (MG).

“CV. MG mempunyai WIUP (wilayah izin usaha pertambangan), ternyata izinnya masuk wilayah Kabupaten Kediri. Sementara garapannya sekarang wilayah Jombang, jelas penambangan ini melanggar izin,” tegas Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Rabu (31/5/2017).

Agung menjelaskan, pada penggerebekan pertama di lokasi tambang ini pada, Minggu (28/5/2017) kemarin dan petugas sempat menyita 2 ekskavator dan tiga dump truk milik CV. MG. Hanya saja, saat itu pihaknya harus mengkaji legalitas izin pertambangan tersebut, lantaran pihak pengusaha bersikukuh menggali secara legal. 

“Pelaku kami tangkap tiga orang, pemiliknya dalam waktu dekat akan kami mintai keterangan juga,” ungkapnya.

Akibat ulah para penambang liar CV. MG, kata Agung, lahan persawahan mengalami kerusakan sekitar dua hektar. Pertambangan ilegal ini berlangsung sejak sebulan yang lalu. “Lahan ini akan digali CV. MG hingga 100 hektare, maka kami hentikan,” katanya.

Para pelaku, tambah Agung, dijerat dengan Pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. “Ancaman hukumannya 10 tahun penjara,” pungkasnya. (CR-1)

Comments

comments