Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Pantau Harga Sembako, TNI, Polri dan Satpol PP Operasi Pasar
  • Follow Us!

Pantau Harga Sembako, TNI, Polri dan Satpol PP Operasi Pasar 

BERITA TUBANTim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Kecamatan Senori menggelar “Operasi Pasar” di sejumlah pasar di wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (31/5/2017). Tim gabungan yang berjumlah 6 orang itu dipimpin Kanit Serse Polsek Senori, Iptu Prayitno dengan menyasar sejumlah pasar salah satunya Pasar Senori. 

Kepada Beritaekspres.com, Kanit Serse Polsek Senori, Prayitno mengatakan, operasi pasar yang digelar dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga sembako yang dikhawatirkan akan dipermainkan oleh para pedagang pasar.

“Beberapa barang beresiko akan dinaikan harga diluar ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah oleh para pedagang, diantaranya beras, gula, bawang merah, bawang putih, gula pasir, telur, minyak goreng, daging dan ayam,” terangnya, Rabu (31/5/2017).

Menurutnya, seiring berlangsungnya bulan suci Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah, dimana kebutuhan sembako menjadi salah satu kebutuhan pokok di bulan tersebut.

“Operasi ini digelar menyusul adanya kabar dibeberapa daerah luar Pasar Senori, tentang terjadi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok,” katanya.

Hari ini sambungnya, kita mencoba menggelar operasi pasar untuk mengetahui harga sembako sekaligus mengantisipasi terjadinya lonjakan harga selama bulan Suci Ramadhan.

Hal senada juga diungkapkan Sertu Sugiono, Babinsa Koramil 0811/17 Senori mengatakan, antisipasi kenaikan harga dilakukan untuk mencegah kepanikan masyarakat. Sebab, kenaikan harga Sembako disejumlah daerah luar Senori, sudah mulai ada.

Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin hal tersebut terjadi di wilayah Senori, apalagi jika kenaikannya menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Hasil pantauan kami, harga sembako masih relatif stabil, kami akan pantau terus pasar-pasar di wilayah Senori ini hingga lebaran nanti, termasuk mencegah permainan oknum pedagang yang menimbun Sembakonya, sehingga menimbulkan kelangkaan,” pungkas Sugiono. (CR-2)

Comments

comments