Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 21, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Di Uniga, DPD Ingatkan Pentingannya Kebangkitan Nasional
  • Follow Us!

Di Uniga, DPD Ingatkan Pentingannya Kebangkitan Nasional 

BERITA GARUT – Kepada ratusan calon ilmuwan muda, Universitas Garut (Uniga), Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta ingatkan pentingnya arti Kebangkitan Nasional.

Dihadapan 330 wisudawan/i, pasca sarjana, sarjana dan diploma, Uniga ke XXVII, yang berketepatan pada Hari kebangkitan Nasional ke-109, Oesman menyampaikan orasi ilmiahnya.

“Kepada anak-anakku yg baru saja selesai menunaikan tugas belajarnya dari universitas ini saya ucapkan selamat, sekaligus tepat 109 tahun yang lalu momentum sejarah itu terjadi pada tanggal ini 20 Mei Hari Kebangkitan Nasional,” ucapnya di Uniga, Garut, Jawa Barat, Sabtu (20/5/2017).     

Menurut senator dari Kaliman Barata itu,  hal ini mengandung harapan agar kebangkitan itu muncul dan lebih spektakuler bukan untuk Uniga saja tapi ke semua generasi muda untuk melanjutkan dan mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.

Di kesempatan yang juga dihadiri Ketua Yayasan Uniga, Muhammad Ali Rhamdani dan rektornya, Adusy Syakur Amin tersebut, Oesman menuturkan,  kehadirannya ke Uniga sebagai penghormatan kepada rekan sekaligus pendiri Universitas Garut (alm) Cecep Syarifuddin yang juga merupakan tokoh NU.  

“Almarhum adalah kawan lama saya dan mendedikasikan hidupnya untuk membangun universitas ini. Saya harap perjuangannya diteruskan oleh pemilik yayasan, para rektor, dosen dan para mahasiswa/i supaya Universitas ini menjadi lebih besar dan memberikan manfaat bagi bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Oesman menghimbau kepada wisudawan/i untuk meneladani jejak Rasulullah Nabi Muhammad SAW dalam perjuangan beliau membangun masyarakat madani yang menjunjung nilai kemanusian.

“Saat ini situasi bangsa menunjukan ada keretakan, untuk itu perlu tekad untuk menegakan Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika kepada segenap bangsa ini agar bersatu,” cetus Wakil Ketua MPR RI yang juga Ketum Partai Hanura ini.

Kata Oesman lagi, selain meneladani Rasul SAW para generasi muda tersebut juga harus menghormati dan mencintai orangtua yang sudah melahirkan, membesarkan dan berjuang menyekolahkan mereka hingga saat ini.

Dia menambahkan kepada para wisudawan/i agar tidak segan dan malas dalam mencari pengalaman, tidak hanya bangga dengan titel sarjana tetapi memperkaya dengan ilmu serta pengalaman. (OSS)

Comments

comments