Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Desember 14, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Ormas Banyuwangi Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Palu Arit
  • Follow Us!

Ormas Banyuwangi Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Palu Arit 

BERITA BANYUWANGI – Lintas Ormas di Banyuwangi mendorong pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas aksi demo berlogo palu arit tolak tambang emas di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Massa yang mendesak kali ini berasal dari lintas Ormas Nahdlatul Ulama (NU) diantaranya, Banser, NU dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Selain itu, ada juga Pemuda Pancasila, HMI dan PMII. Sejumlah poster bernada protes dibentangkan yang berisi mendukung NKRI dan desakan pengusutan kasus poster palu arit.

“Banyuwangi pernah ada sejarah kelam pembantaian kader NU oleh PKI. Jangan sampai Parpol terlarang kembali muncul,” tegas Wakil Ketua Pengurus Cabang NU Banyuwangi, H. Nanang Nur Ahmadi kepada Beritaekspres.com, Selasa (9/5/2017).

Pihaknya sambung Nanang, akan terus mengawal penyidikan kasus tersebut. Sebab, pihak NU sendiri khawatir, PKI akan muncul lagi di tanah Banyuwangi.

“Kami warga NU mendesak Polres Banyuwangi untuk segera menetapkan tersangka. Pasti ada aktornya dibalik ini,” katanya.

Selain memprotes demo palu arit, massa juga mendukung TNI/Polri mempertahankan NKRI dan menolak konsep negara khilafah di Indonesia.

“NU khususnya Banser akan menjadi Garda terakhir untuk menyelamatkan NKRI. Kita menolak komunis atau paham yang menolak NKRI,” tandasnya.

Diketahui, dalam kasus ini Polres Banyuwangi sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 22 saksi dari warga terkait spanduk palu arit. Sementara, dua warga dikenai wajib lapor.

Aksi demo membawa poster palu arit terjadi pada 5 April 2017 lalu. Massa dari Desa Sumberagung, Pesanggaran yang menolak tambang emas membawa poster bergambar palu arit. (Eko)

Biro Banyuwangi

Comments

comments