Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 24, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Sumpah “Palapa” Warnai Dharma Santi Nyepi di Banyuwangi
  • Follow Us!

Sumpah “Palapa” Warnai Dharma Santi Nyepi di Banyuwangi 

BERITA BANYUWANGI – Acara Dharma Santi dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi 1939 caka, Provinsi Jawa Timur, di Banyuwangi dipusatkan di Gelanggang Seni dan Budaya (Taman Blambangan) Banyuwangi, Minggu (23/4/2017) malam.

Acara dimeriahkan dengan hadirnya tarian kolosal ‘Kidung Maha Wilwatikta’ yang dibawakan 36 penari yang menceritakan Ratu Tribuwana Tunggadewi menumpas pemberontak di daerah Sadeng. Kemudian Patih Gajah Mada yang memimpin pasukan berhasil memadamkan api pemberontakan.

Setelah itu Patih Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa, yakni tidak akan makan makanan enak berbumbu rempah sebelum nusantara bersatu.

Tarian itu memperlihatkan adegan perang yang memukau dan dipenuhi gerakan-gerakan yang tegas namun indah hingga cerita tersampaikan dengan cara yang menarik.

Kepada Beritaekspres.com, Ketua Panitia Dharma Shanti  Nyepi Provinsi Jawa Timur, Suminto mengatakan, pihaknya memilih Banyuwangi menjadi tempat acara bukan tanpa alasan. Banyuwangi dianggap memiliki pertumbuhan ekonomi, pendidikan, budaya dan wisata yang baik.

“Banyuwangi juga belum pernah menjadi tempat Dharma Santi untuk saling bertemu antar umat. Umat Hindu di Banyuwangi juga yang terbesar di Jawa Timur yakni mencapai hampir 40 ribu orang,” terang Suminto, Senin (24/4/2017).

Suminto pun mengakui ada kesalahan dalam menyiapkan tempat, karena jumlah pengunjung yang datang membludak tidak sesuai perkiraan. Sebagian besar dari mereka justru duduk di luar Gelangang Seni dan Budaya (Taman Blambangan) tempat acara.

Diperkirakan sambung Suminto, pengunjung yang datang dari umat Hindu Banyuwangi sendiri mencapai sekitar 7 ribu pengunjung. Sedangkan dari luar Kabupaten Banyuwangi ada sekitar 7 ribuan lebih.

“Saya sebagai Ketua Panitia memohon maaf sebesar-besarnya. Ternyata respon umat sangat luar biasa. Kalau tahu begini, kita pasti akan memilih tempat yang lebih memadai,” pungkas Suminto. (Eko)

Biro Banyuwangi

Comments

comments