Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 24, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Lapas Kelas 1 Semarang Gelar Paskah WBP dan Petugas
  • Follow Us!

Lapas Kelas 1 Semarang Gelar Paskah WBP dan Petugas 

BERITA SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kedungpane Semarang menggelar Paskah bersama pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilaksanakan di Gereja Imanuel Lapas Kelas 1 Semarang, Minggu (23/4/2017).

Kegiatan Paskah tersebut diselenggarakan secara online menggunakan video conference dan aplikasi zoom yang tersambung ke Rutan dan Lapas di seluruh Indonesia.

Kalapas Kelas 1 Kedungpane Semarang, Taufiqurrakhman menyampaikan, perayaan Paskah tidak hanya sekedar upacara seremonial ataupun ritual keagamaan saja, namun harus benar-benar diambil hikmahnya dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

“Jika jiwa pengorbanan dan perjuangan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maka setiap manusia akan menjadi lebih baik,” ujar Taufiqurrakhman usai kegiatan Paskah di Lapas Kelas 1 Semarang.

Dirinya berharap kepada WBP agar betul-betul mengambil hikmah dalam merayakan Paskah ini, sehingga mereka dalam menjalani pidananya penuh perjuangan dengan melakukan hal-hal yang positif.

“Ketika mereka kembali ke masyarakat ataupun keluarganya nanti bisa diterima dengan baik dan menjadi masyarakat yang penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Bagian Pembinaan Kerohanian Kristen Gereja Imanuel Lapas Kelas 1 Semarang, Ndaru Eko Pulunggono mengatakan, tema Paskah kali ini adalah ‘Mati Untuk Hidup’, artinya bahwa kematian Yesus itu untuk mematikan dosa.

Dimana mereka (warga) sambungnya, yang penuh dosa akan dimatikan dosanya. “Mati untuk hidup artinya kematian Yesus itu untuk mematikan dosa,” jelas Ndaru.

Sementara itu, dari 110 WBP Lapas Kelas 1 Semarang yang beragama Kristen, 90 WBP ikut hadir meramaikan perayaan Paskah. “Mereka (WBP) di Lapas ini secara rutin juga mengikuti pembinaan kerohanian,” imbuh Ndaru.

Menurutnya, pembinaan kerohanian Kristen di Lapas Kelas 1 Semarang rutin diselenggarakan sepenuhnya secara intern, sebagai bagian dari Progressive Treatment Program (PTP) Lapas. “Pembinaan tersebut wajib diikuti WBP sesuai jadwal setiap hari bergantian blok,” pungkasnya. (Nn)

Biro Semarang

Comments

comments