Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 17, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Dicekoki Oknum Polisi, Siswi SMA Teler di Kandang Sapi
  • Follow Us!

Dicekoki Oknum Polisi, Siswi SMA Teler di Kandang Sapi 

BERITA BANYUWANGI – Na’as dialami, Rik (16) siswi SMA di Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur. Pasalnya, Anak Baru Gede (ABG) ini, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Sumberberas, Kecamatan Muncar, setelah diketahui mengalami overdosis (OD) minuman keras (miras) pada, Sabtu (15/4) malam.

Mirisnya, pesta miras itu digelar bersama dua oknum Polsek Tegaldlimo, berinisial YD dan HS. Kasusnya kini sedang diusut Polres Banyuwangi. Selain Rik, pesta miras itu juga melibatkan seorang siswi SMP, Nad dan dua gadis lainnya, Vir dan Nik, seluruhnya asal Tegaldlimo.

Selain dua oknum polisi, pesta miras di kebun jeruk yang berlokasi di Desa Kalipahit, Tegaldlimo juga diikuti dua oknum petugas Perhutani, SG dan KS. Satu dari dua oknum polisi, ternyata petugas Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo.

Kejadian ini mencuat, ketika korban, Rik, ditemukan dalam kondisi teler di kandang sapi milik Pairin, warga Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Merasa curiga, Pairin pedagang kopi ini lalu memeriksa keadaan korban yang ternyata, kondisi korban tengah mabuk berat diduga over dosis miras.

“Saya akhirnya bawa korban ke Puskesmas. Dari situlah, pesta miras itu terbongkar. Ternyata, korban diajak dua oknum polisi dan dua petugas Perhutani,” ungkap Pairin kepada Beritaekspres.com, Senin (17/4/2017).

Mengetahui itu, pihaknya langsung menghubungi keluarga korban. Tak berselang lama, keluarga datang. Kejadian ini, kata Pairin, sudah dilaporkan ke Polsek Tegaldlimo. Keluarga korban pun tak terima dengan kejadian ini terlebih lagi, korban anak perempuan dan masih berstatus pelajar.

Dari pengakuan korban, Nad, pesta miras itu digelar di sebuah gubuk di tengah kebun jeruk. Aksi tak terpuji itu digelar mulai siang hingga malam hari. Tak ayal, korban pun langsung teler hilang kesadaran. “Mungkin korban tak berani pulang, akhirnya diantar di kandang sapi di belakang rumah saya,” kata Pairin.

Pihaknya menyayangkan kejadian ini. Apalagi, ada oknum polisi yang terlibat dalam pesta meras itu. Hingga Minggu sore, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Sumberberas. Kondisinya mulai membaik, bahkan korban sudah bisa diajak berkomunikasi. 

Pairin menduga, korban dicekoki miras jenis arak dan anggur, sehingga, korban yang masih di bawah umur kondisinya teler berat. Bahkan, kata dia, saat ditemukan, kondisi korban sudah tak bergerak.

Menanggapi hal itu, kepada Beritaekspres.com, Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto melalui Kasi Propam Ipda Lita Kurniawan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Terutama, indikasi ada keterlibatan dua oknum anggota Polsek.

”Kita sudah terjunkan tim untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan. Jika ada oknum anggota yang melanggar, dipastikan ada sanksi tegas,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian meminta masyarakat tetap menghormati azaz praduga tak bersalah. “Kita sudah turunkan tim untuk menyelidiki kejadian ini. jika terbukti pasti sanksi tegas,” pungkasnya. (Eko)

Biro Banyuwangi

Comments

comments