Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Oktober 18, 2017
Halaman Home » Bekasi Kota » Walikota Bekasi Jadi Narasum Kuliah Umum di Unkris
  • Follow Us!

Walikota Bekasi Jadi Narasum Kuliah Umum di Unkris 

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi diundang Universitas Krisnadwipayana (Unkris) untuk menjadi Narasumber Kuliah Umum mengenai Pembangunan Kota yang Berwawasan Lingkungan sekaligus melaunching Mobil Patriot Tenaga Surya buah hasil dari Universitas tersebut, Sabtu (8/4/2017).

Dalam acara itu, Walikota Bekasi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tri Adhianto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda), Koswara dan Camat Pondok Gede, Mardani.

Dalam kuliah umum itu, Rahmat menjelaskan, tentang Pembangunan Kota yang berwawasan lingkungan. “Kini Kota Bekasi sudah berkembang secara pesat dan berbeda dengan dulu,” terangnya, Sabtu (8/4/2017).

Kita sambung Rahmat, kini telah memiliki Indeks Perkemembangan Manusia (IPM) terbaik kedua di Provinsi Jawa Barat dengan nilai 79,09. “Pertama, Kota Bandung karena sudah memiliki beberapa Universitas Negeri. Sementara, Kota Bekasi belum memiliki Universitas Negeri,” ungkapnya.

Diketahui, Universitas Krisnadwipayana sudah menyepakati kerja sama dan menandatangani MoU dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berupa bantuan Sarana Prasarana untuk Universitas dan Pembangunan Puskesmas di area Jatiwaringin.

Selain itu, Rahmat juga berencana pendirian Masjid dan pembetulan jalan di dalam area Kampus. Rahmat, juga berencana menyiapkan 100 beasiswa untuk mahasiswa terbaik, khususnya yang ber KTP Kota Bekasi.

Tak lupa, Rahmat juga menegaskan, kepada Dekan di Unkris diharapkan bisa ikut berkontribusi untuk menjaga kebersihan. Dari Pemerintah Kota Bekasi tidak menargetkan plakat Adipura.

“Yang harus dibenahi megenai budaya disiplin buang sampah untuk warga Kota Bekasi yang harus ditanamkan. Jangan karena takut ada sistem dan pengawasan lagi,” katanya.

Dalam kuliah umum itu, juga diberikan ruang waktu dialog antar Dosen, Dekan dan mahasiswa kepada Walikota Bekasi. Masing – masing menanyakan mengenai perkembangan Kota. Salah satunya, penegasan tentang Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Mall Metropolitan yang belum kondusif.

“Mengenai JPO sudah dijaga Satpol PP, Dishub, bahkan Polisi tinggal dari warganya sendiri untuk merubah perilaku dan disiplinnya,” pungkas Rahmat. (Adv/Ndoet)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments