Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Agustus 22, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Walikota Bekasi Menanggapi Tercemarnya Kali Bekasi
  • Follow Us!

Walikota Bekasi Menanggapi Tercemarnya Kali Bekasi 

BERITA BEKASI – Air Kali Bekasi yang mendadak berubah warna menjadi putih berbusa dan sempat menjadi bahan perhatian masyarakat disepanjang Kali Bekasi. Tidak hanya itu, pengendara yang melintas pun di  Jalan M. Hasibuan berhenti memakirkan kendaraannya di bahu jalan untuk melihat dan memotret keanehan yang terjadi, Jumat (17/3/2017). Banyak warga sekitar yang menduga berbusanya air Kali Bekasi itu akibat adanya pencemaran limbah industri.

Menanggapi hal itu, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan melalui pesan singkatnya bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sedang meneliti dan menguji tes laboraturium air Kali Bekasi tersebut. 

“Kalo kita perhatikan, pencemaran itu datang dari hulu sungai Cilengsi. Disana kan yang kita tahu banyak pabrik,” ujar Rahmat Effendi melalui pesan singkatnya kepada Beritaekspres.com, Sabtu (18/3/2017). 

Kita juga lanjut Rahmat, sudah melaporkan ke Polres dan Kementrian Lingkungan Hidup. Begitu juga dengan melaporkan ke Bupati Bogor atas tercemarnya Kali Bekasi dikarenakan datang dari daerah hulu. Dan tidak bisa Walikota melakukan penegakan ke wilayah hukum Kabupaten Bogor,” katanya.

Informasi sementara yang didapat Beritaekspres.com dari UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menjelaskan, bahwa kondisi pemantauan air sungai dilokasi perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor dengan kondisi air berwarna keruh kecoklatan Suhu 29 Derajat Celsius dan Ph 4,4 air berbuih.

Kajian sementara terjadinya buih dalam aliran air kemungkinan penyebabnya karena PH rendah dan adanya turbulensi aliran.

Sumber potensial pertama Efluen IPAL biologi yang mengalami problem berpendapat bahwa Bakteri yang mati bisa menimbulkan buih berwarna coklat, kedua Leaching/ air limpasan dari tumpukan batu bara atau fly ash, karena mengandung unsur sulfat.

Umumnya, berwarna hitam atau abu abu bisa juga kecoklatan akibat bercampur dengan aliran yang berasal dari tanah galian. ketiga air cucian/housekeeping dari jenis industri yang memakai atau memproduksi berbagai jenis minyak rantai panjang (minyak nabati dan hewani). (NDI)

Comments

comments