Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Januari 24, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Muscab ke-III Ormas PP Karimun, Ketua MPW: Jadikan Ibadah, Bukan Adu Kekuatan
  • Follow Us!

Muscab ke-III Ormas PP Karimun, Ketua MPW: Jadikan Ibadah, Bukan Adu Kekuatan 

BERITA KARIMUNPemuda Pancasila (PP) Kabupaten Karimun mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-III yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Karimun berlangsung di Gedung Nasional, Senin (13/2/2017) kemarin.

Musyawarah Ormas PP Karimun ini dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kepri, Muhammad Banjir Simarmata.

Dalam acara itu, hadir Bupati Karimun Aunur Rafiq dan 8 Pimpinan Anak Cabang (PAC) diantaranya, PAC Karimun, Meral, Tebing, Meral Barat, Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat dan Belat.

Selain itu juga dihadiri beberapa tamu undangan salah satunya Ormas Patriot Nasional (PATRON) serta para tokoh-tokoh masyarakat yanga ada di Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya, Muhammad Banjir Simarmata mengatakan, PP hadir untuk menjadi organisasi masyarakat yang harus menjalan kan kegiatan ibadah dan sebagai sarana untuk mengabdi, bukan untuk ajang menunjukkan kekuatan.

“Jadikanlah sebagai tempat mengabdi, beramal dan melakukan kegiatan ibadah, bukan lagi menunjukkan kekuatan, tapi untuk tempat mengabdi,” kata Muhammad Banjir saat membuka secara resmi Musyawah Cabang (Muscab) PP ke-III Kabupaten Karimun.

Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam sambutannya berharap, Pemuda Pancasila bisa meraih masa kejayaannya seperti di era 90-an dan bangkit setelah diadakan Muscab ke-III ini,” kata Bupati.

Karena lanjut Bupati, banyak tokoh-tokoh yang tersohor di negeri ini yang sebelumnya berkiprah di Ormas maupun di OKP yang ada. “Semoga PP berjaya kedepanya dan bisa bersinergi bersama OKP maupun Ormas lainnya  membangun Kabupaten Karimun yang kita cintai ini,” imbuhnya.

Tokoh-tokoh tambahnya, di Kepri banyak juga yang dulunya berkiprah di Ormas PP, OKP dan Ormas lain. Kita berharap ini menjadi sebuah kekuatan bersinergis satu dengan lainnya. “Bersaing boleh, tapi bersaing dengan sehat,” pungkas Rafiq. (Yani)

Biro Karimun

Comments

comments