Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Agustus 21, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Jual Tiket Masuk, “Skies Cafe” Dinilai Cari Keuntungan Secara Ilegal
  • Follow Us!

Jual Tiket Masuk, “Skies Cafe” Dinilai Cari Keuntungan Secara Ilegal 

BERITA BEKASI – Dengan alasan masih tahap uji coba tempat hiburan malam (THM) “Skies” Café Biliard dan Karaoke yang berlokasi di Mall Revo Town Square di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan ini, bebas menarik penjualan tiket masuk bagi para pengunjung yang datang untuk menikmati hiburan.

“Sebelumnya kita tidak dimintai uang tiket masuk, tapi sekarang sebelum masuk Club DJ Live Musik itu, kita sekarang harus membayar Rp50 ribu per orang,” ungkap salah satu pengunjung yang enggan namanya disebutkan kepada Beritaekspres.com, Rabu (25/1/2017).

Bahkan sambungnya, dirinya sangat menyayangkan pihak manajemen “Skies” yang seenaknya menjual tiket secara bebas untuk menarik uang masuk dari para pengunjungnya yang disinyalir illegal. Pasalnya, tiket yang tertera di registernya itu, belum tentu terdaftar sebagai pengusaha taat pajak ke Pemerintah setempat. 

IMG-20170122-WA0029“Saya yakin tiket itu tidak kena pajak. Lagian, didalam kita juga sudah kena cas pajak. Masa masuknya kena cas lagi. Saya khwatir itu tiket hanya inisiatif atau akal-akalan dari pihak manajemen yang mau mendapat keuntungan lebih secara illegal,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Evaluasi Pengawasan dan Konsultasi pada Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi, Ubaidillah, mengaku sudah melakukan inspeksi mendadak ke “Skies”, perihal penjualan tiket itu. “Kami sudah melakukan pengecekan dilapangan, memang benar mereka menjual tiket sebesar Rp50 ribu per pengunjungnya,” kata Ubai.

Namun lanjutnya, pihak pengelola “Skies” mengaku penjualan tiket itu baru diberlakukan belakangan ini dengan dalih masih tahap uji coba. “Mereka bilang masih tahap uji coba, baru mulai bulan ini,” katanya.

Meski demikian, Badan Pendapatan Daerah meminta kepada pihak pengelola agar tiket yang dijualnya itu di Porporasi terlebih dulu untuk dikenakan besaran pajaknya. “Nanti tiketnya akan di porporasi, dan pihak Skies bersedia dan akan membayar denda selama dilakukan uji coba,” imbuhnya.

Untuk besarannya sendiri tambahnya, Bapenda belum dapat menaksir secara keseluruhan. Namun Badan Pendapatan Asli Daerah pada Bapenda sendiri tengah melakukan penghitungan pengenaan pajak penjualan tiket masuk tersebut. “Saat ini tengah dibahas dan dihitung oleh bidang PAD,” tutupnya. (NDI)

Comments

comments