Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Agustus 20, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Ini Kata Budi Santoso Mendatangi Markas LSM GMBI Bekasi
  • Follow Us!

Ini Kata Budi Santoso Mendatangi Markas LSM GMBI Bekasi 

BERITA BEKASI – Budi Santoso membantah bahwa kedatangannya ke Kantor Sekretariat LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang berlokasi di Pintu Air, Kelurahan Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi beberapa waktu lalu itu, merupakan perwakilan dari DPW Ormas FPI Bekasi Raya.

Kepada Beritaekspres.com Budi menerangkan, dirinya tidak pernah mewakili dan mengatas namakan Organisasi manapun, khususnya DPW FPI Bekasi Raya dalam konteks kehadiran saya di kantor Sekretariat LSM GMBI Distrik Kota Bekasi yang sempat diberitakan media online.

“Kedatangan saya ke Sekretariat LSM GMBI itu untuk bertemu dengan ustadz Murhali Barda yang sudah lebih dulu berada di Kantor Sekretariat LSM GMBI Bekasi guna menyampaikan tidak perlu mencampuri konflik yang timbul dari kedua Ormas,” terangnya, Senin (23/1/2017).

Sekali lagi ditegaskan mantan aktivis 98 ini, kedatangannya ke kantor LSM GMBI untuk menemui ustadz Murhali Barda dan bukan untuk bernegoisasi atau mewakili Ormas manapun juga. “Saya juga sempat kaget ketika membaca berita bahwa kedatangan saya itu dianggap sebagai mewakili Ormas FPI Bekasi,” katanya.  

Dijelaskannya, jika ada konflik antara Ormas FPI dan LSM GMBI itu, bukanlah merupakan ranah dirinya untuk menyelesaikan konflik tersebut atau memfasilitasinya melainkan ranahnya pihak aparat keamanan dalam hal ini Polres Metro Bekasi. “Kalau untuk konflik itu, sudah bukan ranah saya, tapi sudah ranah Kepolisian menyangkut keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Kembali dijelaskannya, pertemuan dirinya dengan ustadz Murhali Barda yang  saat itu berada di Sekretariat LSM GMBI Bekasi untuk menyampaikan dengan hormat agar tidak turut campur dalam konflik tersebut atau mefasilitasinya agar tidak menimbulkan fitnah terhadap diri ustadz Murhali Barda serta persepsi yang berbeda dipublik terhadap langkah yang beliau ambil.

Selain itu, dirinya juga mengkritisi sikap DPW FPI Bekasi Raya yang terlalu dini dan menjustifikasi kedatangannya tersebut dengan mengatasnamakan Ormas DPW FPI Bekasi Raya tanpa terlebih dahulu mengkonfirmasi terhadap dirinya (tabbayun). “Jadi inilah penjelasan terkait kedatangan saya ke Kantor Sekretariat LSM GMBI beberapa waktu lalu itu.” Pungkasnya. (NDI)

Berita terkait

“Kedatangan Jawara, GMBI Bekasi Angkat Suara”

Jum’at, 20 Januari 2016.

KETUA Investigasi LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, angkat suara perihal kedatangan Jawara Bekasi Damin Sada ke Kota Bekasi, Jumat (20/1/2017).

Menurutnya, kisruh anatara ormas FPI dan LSM GMBI di Kota Bekasi sudah adem ayem setelah perwakilan dari FPI atas nama Murhali Barda dan Budi mendatangi kantor sekretariatnya yang berada di Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria, beberapa waktu lalu.

“Kita sudah mediasi bersama untuk menjaga kondusifitas di Kota Bekasi dan perwakilan dari FPI sudah datang ke kantor kami. Semua sudah kami terima dengan aman,” ungkap dia kepada Gobekasi.co.id

Menurut Delvin, LSM GMBI juga menjadikan tokoh agama dan ulama sebagai panutan. Saat pertemuan di kantornya kata dia, sudah tidak lagi mendengar isu – isu yang ingin memecah belah umat dan bangsa.

“Kita sudah mendinginkan suasana, agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan untuk bangsa, umumnya khusus masyarakat Kota Bekasi,” kata dia.

Delvin berharap, agar permasalahan ini diredam, dan tidak ada lagi gejolak yang memecah belah bangsa dan umat Islam. (kub/gob)

Comments

comments