Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Desember 10, 2019
Halaman Home » Berita Lain » Diduga Ikut ‘Terlibat’ 23 ASN Diklarifikasi Pengawas
  • Follow Us!

Diduga Ikut ‘Terlibat’ 23 ASN Diklarifikasi Pengawas 

BERITA SEMARANG – Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Dr. Teguh Purnomo menyatakan bahwa pengawas Pilkada 2017 telah mengidentifikasi 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat dalam pemenangan pasangan calon pada Pilkada 15 Februari mendatang.

Menurutnya, mereka tersebar di 6 dari 7 kabupaten/kota yang mengikuti Pilkada, antara lain Kabupaten Cilacap, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Pati.

“Di Kabupaten Cilacap, ada camat yang dilaporkan karena berpihak pada salah satu calon. Namun karena laporan sudah kadaluwarsa, pengawas Pilkada hanya bisa datang dan memberikan peringatan pada yang bersangkutan,” ungkap Teguh kepada awak media di Semarang, Rabu (4/1/2017).

Selain itu ada juga Kepala Desa Karang Kemiri, Kecamatan Jeruklegi, yang dari hasil rapat Sentra Gakumdu merekomendasikan kepada Bupati Cilacap untuk memberikan sanksi pada yang bersangkutan.

Di Kabupaten Batang, lanjut Teguh, 8 perangkat desa di Kecamatan Kandeman juga diklarifikasi oleh pengawas setempat, dan sampai saat ini proses pengawasan terhadap yang bersangkutan masih  berjalan.

“Ada juga seorang perangkat desa di Kecamatan Limpung melakukan kampanye melalui media sosial, namun bukan menggunakan akun resmi yang didaftarkan, akhirnya setelah dilakukan klarifikasi hanya diberikan teguran secara tertulis kepada yang bersangkutan,” tambah Teguh.

Sementara di Kabupaten Jepara, Kabag Umum dan Kabag Humas Pemda juga sempat diklarifikasi pengawas. Bahkan Plt. Bupati Jepara dan pegawai Biro Bina Mental Provinsi Jawa Tengah juga sempat diklarifikasi.

Teguh mengatakan, di Kabupaten Brebes, pada awal pencalonan Camat Bulakamba, Camat Jatibarang, Kasubag Hukum dan Organisasi serta Kepala Dinas Sosnakertrans juga telah diklarifikasi dan rekomendasi untuk dilakukan teguran oleh pembina kepegawaian Pemda setempat.

Sedangkan di Banjarnegara, Kepala Desa Kecamatan Pagentan, Kecamatan Bawang dan Kepala MAN Kecamatan Banjarnegara juga sempat diklarifikasi.

“Untuk Kabupaten Pati, teridentifikasi Kepala SMP 7 Pati telah diklarifikasi oleh pengawas setempat,” pungkasnya. (Nn)

Biro Semarang

 

Comments

comments