Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Agustus 22, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Tingkatkan Kinerja, 2 Polsek Banyuwangi Dapat Motor Dinas Baru
  • Follow Us!

Tingkatkan Kinerja, 2 Polsek Banyuwangi Dapat Motor Dinas Baru 

BERITA BANYUWANGI – Tugas anggota Sabhara akan semakin ringan. Itu setelah Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto pada, Senin (26/12) pagi kemarin, membagikan 35 unit kendaraan dinas jenis Yamaha Vixion.

Secara simbolis, kendaraan dinas baru itu diserahterimakan AKBP Agus Yulianto kepada Kapolsek Urban Genteng Kompol Sumartono dan Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Ali Masduki.

Kedua Kapolsek ini menerima kunci sepeda motor setelah menandatangani berkas penyerahan kendaraan dinas disaksikan para pejabat utama serta anggota Polres Banyuwangi yang mengikuti apel pagi.

“Kendaraan dinas roda dua yang sudah didistribusikan supaya difungsikan sesuai peruntukannya. Yaitu memacu tugas anggota Sabhara Polres Banyuwangi dan kanit Sabhara jajaran Polsek dalam melayani masyakarat di lapangan. Mohon dirawat yang baik,” pinta mantan Kapolres Malang, Selasa (27/12/2016).

Kendaraan ini, tambah Kapolres, sangat membantu peran Sabhara dalam menjalankan tugas pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali). Tugas itu melekat dan wajib dijalankan setiap hari sesuai arahan pimpinan di satuan maupun polsek.

“Jangan malas melakukan turjawali. Polisi adalah pelayan masyakarat. Maka layani warga sebaik mungkin sehingga puas dan menaruh perhatian positif pada institusi kepolisian,” pintanya lagi.

Selain turjawali, ada lima tugas pokok Sabhara yang mesti dikuasai. Kemampuan itu berupa negosiasi saat terjadi unjukrasa, pengendalian massa (Dalmas), tipiring, SAR dan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP). Tugas pokok sabhara ini dijelaskan secara rinci oleh Kasatsabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi.

“Untuk tipiring kaitannya dengan penanganan operasi minuman keras. Khusus TPTKP tugas Sabhara adalah mengamankan lokasi kejadian sebelum petugas olah TKP dari reskrim tiba. Diantaranya memasang garis polisi, mengambil gambar situasi di TKP, dan bila perlu membawa korban yang masih hidup ke rumah sakit terdekat,” terangnya.

Terkait langkah terakhir ini tambahnya, anggota Sabhara harus menandai posisi korban saat tergeletak, sehingga tidak menyulitkan anggota Reskrim yang datang melakukan olah TKP,” jelasnya.

Sebelum dibagikan, sepeda motor dinas ini sudah berada di halaman Mapolres Banyuwangi sejak pertengahan Desember 2016. Setelah seminggu lebih akhirnya motor tersebut dibagikan. (Rony)

Biro Banyuwangi

Comments

comments