Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Agustus 22, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » OTT Polda Jatim Tangkap 7 Aparatur Korupsi Anggaran Desa  
  • Follow Us!

OTT Polda Jatim Tangkap 7 Aparatur Korupsi Anggaran Desa   

BERITA SAMPANG – Petugas Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) 7 aparatur Desa, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur dalam dugaan korupsi pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) pada, Senin (5/12/2016) kemarin.

Penangkapan ke-7 aparatur Desa itu dilakukan di halaman parkir Bank Jatim beralamat di Jalan Wahid Hasyim sekitar pukul 15.10 WIB. Ke-7 aparatur Desa Kecamatan Kedundung, Sampang itu pun, tidak berkutik lagi ketika digelandang petugas Ditkrimsus Polda Jatim yang tiba-tiba menghampiri mereka usai melakukan pemotongan pencairan ADD dan DD di Bank Jatim.

Informasi yang berhasil didapat Beritaekspres.com, setiap pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN dilakukan pemotongan oleh Kasi Pemberdayaan Desa Kecamatan Kedundung, Kun Hidayat dengan alasan untuk pajak, papan nama, RAB Desain, SPj ADD, materai, prasasti foto.

Selain itu, ada juga pemotongan pajak, PKK, hutang Dayat, hutang Camat, pelatihan, prasasti, foto, usulan DD, SPj DD, entry pajak dan Porkab.

7 Aparatur Desa yang berhasil diamankan berikut barang bukti uang yakni:

  1. H. KUN HIDAYAT, SE, M.Si (Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kec. Kedungdung) Rp419.650.000 dan dirumahnya Rp641.270.000. 
  2. EVI HERAWATI (Staf Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kec. Kedundung) Rp270.500.000.
  3. SUHARTATIK (Kasi Kesejahteraan Sosial Kec. Kedundung/Pj. Kades Moktesareh) Rp21.920.000.
  4. ROUDHOTUL JANNAH (Istri Kades Banjar) Rp100.000.000.
  5. HERIADI (Keponakan ROUDHOTUL JANNAH) 
  6. JADID (Kades Batoporo Barat) 
  7. MUSRIFAH (Istri Kades Batoporo Barat) Rp41.553.000 (JADID dan MUSRIFAH adalah kades yang ADDnya di potong. Total uang yang diamankan Rp1.494.893.000 (Satu Milyard Empat Ratus Sembilan Puluh Empat Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Rupiah

Berikut rincian pemotongan ADD dan DD:

Dana ADD Tanggal 5 Desember 2016 

1.Desa Rabasan: Dana Rp132.847.500 dipotong Rp54.750.000 yang diterima Rp78.197.500. 

2.Desa Kramat: Dana Rp118,638,500 dipotong Rp65.000.000 yang diterima RP53.638.500. 

3.Desa Nyeloh: Dana Rp139.432.750 dipotong Rp118.200.000 yang diterima Rp21.232.750. 

4.Pajeruan: Dana Rp158.131.000di potong Rp64.000.000 yang diterima Rp94.131.000. 

5.BTP Barat : Dana Rp139.253,500 dipotong Rp96.200.000 yang diterima Rp43.120.000. 

Dana DD Pencairan Tanggal 5 Desember 2016: 
1.Desa Kedundung : Dana Rp294.110.400 dipotong Rp129.267.960 yang diterima Rp164.842.440. 

2.Desa Moktesareh : Dana Rp273.156.800 dipotong Rp164.924.278 yang diterima Rp108.232.522. 

3.BTP Timur: Dana Rp374.986.800 dipotong Rp248.600.000 yang diterima RP126.386.800. 

Sebelumnya ada pencairan ADD Tanggal 29 November 2016 

1.Kedundung: Dana Rp127.841.500 dipotong Rp63.505.664 yang diterima Rp64.335.836. 

2.Pajeruan: Dana Rp158.131.000 dipotong Rp64.577.093 yang diterima Rp93.553.9079 ADD (Pencairan Tanggal 2-12-2016

3.Komis: Dana Rp131.725.250 dipotong Rp50.902.758 yang diterima Rp80.722.493. 

4.Palenggian: Dana Rp146.839.750 dipotong Rp54.451.567 yang diterima Rp92.388.183. 

DD Pencairan Tanggal 2 Desember 2016:

  1. Banjar: Dana Rp331.115.600 dipotong Rp88.523.287 yang diterima Rp242.592.313
  2. Ombul: Dana Rp311.893.400 dipotong Rp84.524.318 yang diterima Rp242.592.313.
  3. Desa Rohayu: Dana Rp285.340.000 dipotong Rp61.923.729 yang diterima Rp223.407.271 (Pencairan 25 November 2016)

Dugaan pasal yang dilanggar Pasal 11, Pasal 12 hurup b, dan huruf e Undang-Undang RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (Steve)

Comments

comments