Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 21, 2019
Halaman Home » Parlementaria » Retribusi Pajak Parkir Kota Bekasi Sukses Capai PAD
  • Follow Us!

Retribusi Pajak Parkir Kota Bekasi Sukses Capai PAD 

BERITA BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, Muhammad Dian memaparkan bahwa Kota Bekasi telah mencapai hasil maksimal dalam perolehan retribusi pajak parkir pada tahun 2015 kemarin. Ia pun optimis pada tahun 2016 ini pemerintah akan berhasil mencapai target PAD sebesar Rp1,6 Milyar.

Pemaparan tersebut diungkapkan Muhammad Dian dalam rangka menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Brebes Jawa Tengah akhir Mei 2016.

“Untuk retribusi yang terbesar di Kota Bekasi ada pada parkir, apalagi setelah adanya parker meter yang disebar dibeberapa titik di Kota Bekasi, sehingga PAD melalui sektor ini meningkat tajam,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Dian menjelaskan keberhasilan Pemerintah Kota Bekasi dalam mencapai PAD adalah keseriusan dalam menjalankan system serta melakukan berbagai inovasi untuk pencapaian tersebut.

Sebelumnya, Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi sebagai leading sector yang menjalankan tugas untuk pendapatan daerah, telah memperluas jaringan pembayaran pajak dengan bekerja sama empat perusahaan untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah Rp1,6 triliun tahun ini.

Keempat perusahaan yang telah melakukan kerja sama untuk pembayaran pajak yakni Bank Tabungan Negara, Bank Rakyat Indonesia, Bank Jabar Banten dan PT Pos Indonesia (Persero).

Sekretaris Dispenda Kota Bekasi, Neneng Junarsih mengatakan kerja sama dengan BTN dan BJB telah terealisasi untuk seluruh jenis pembayaran, sedangkan dengan BRI dan PT. Pos Indonesia baru dilakukan penandatangan kesepakatan kerja sama Memorandum of Understanding (MoU)

“Ini untuk memperluas jaringan, untuk realisasi dua ini (BRI dan PT Pos Indonesia) akan kami lihat lagi,” terangnya.

Hingga akhir bulan Mei, pihaknya menjelaskan bahwa realisasi PAD Kota Bekasi telah mencapai 50%. Adapun, rincian PAD itu terdiri dari pajak hotel Rp9,2 miliar dari target Rp18,1 miliar, restoran Rp69 miliar dari target Rp167,7 miliar.

Sementara itu dari sektor hiburan, realisasi PAD telah mencapai Rp13,3 miliar dari target Rp33,6 miliar, sedangkan realisasi dari parkir mencapai Rp9,5 miliar dari target Rp23,7 miliar.

Melihat pencapain pada kuartal pertama ini, Junarsih optimistis Dispenda akan mencapai target PAD yang telah ditentukan. Sikap optimistis itu juga berdasarkan capaian PAD Kota Bekasi tahun lalu yang mencapai 105% dari target.

“Insya Allah, karena tahun kemarin saja 105%. Sekarang tinggal mungkin mengembangkan potensi (PAD) saja.” Tandasnya. (Adv)

Comments

comments