Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juli 18, 2019
Halaman Home » Parlementaria » Hindari HIV dan AIDS, DPRD Dukung Berantas Narkoba
  • Follow Us!

Hindari HIV dan AIDS, DPRD Dukung Berantas Narkoba 

BERITA BEKASI – DPRD Kota Bekasi menghimbau kepada masyarakat agar dapat membantu peran Pemerintah Kota (Pemkot) dalam pemberantasan penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Murfati Lidianto Lie, Anggota Komisi D DRPD Kota Bekasi mengungkapkan, bahwa peran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi dalam pemberantasan virus mematikan ini, bisa bekerjasama dengan Kepolisian. “Dinkes memiliki peran penting dalam melakukan pemberantasan dan mensosialisasikan tentang HIV dan AIDS ini,” terangnya, Kamis (1/12/2016) lalu.

Dinkes lanjutnya, bisa bekerjasama dengan Kepolisian, dalam melakukan tugas mulianya ini. Tidak jarang, pengidap virus ini dapat terselamatkan. Apalagi kita tahu, bahwa HIV dan AIDS bisa di akibatkan dari Narkoba,” tambahnya.

Berbagai survey tentang kesehatan meyakini, jika HIV dan AIDS kerap di akibatkan dari Narkoba, salah satunya. Pasalnya pemakaian alat suntik yang diinjeksi narkoba dan digunakan secara bersama-sama, bisa menularkan virus tersebut.

“Di Kota Bekasi, data yang Komisi D dapati dari Dinkes, bahwa ada 3901 pengidap HIV, dan 1264 pengidap AIDS, dan itu jumlah keseluruhan dari tahun 1998, hingga Oktober 2016 ini. Artinya, dengan angka sebanyak itu, Pemkot juga harus gencar mensosialisasikan tentang pentingnya bahaya Narkoba,” tukas politisi Partai Gerindra Kota Bekasi ini.

Ia menyakini, dengan gerakan yang masif dalam mensosialisasikan HIV dan AIDS, serta pentingnya bahaya Narkoba di sekolah, puskesmas, rumah sakit dan masyarakat luas, persoalan virus mematikan ini lambat laun di Kota Bekasi akan berkurang. Apalagi, dengan partisipasi para tokoh agama dan masyarakat atas keperihatinan ini, permasalahan Narkoba , HIV dan AIDS segera teratasi.

“Seluruh lapisan elemen masyarakat harus berperan aktif, jika memang benar peduli terhadap Kota Bekasi dari ancaman Narkoba, HIV dan AIDS. Selain itu, secara bertahap, harus diadakannya rutin test darah di setiap SKPD, Sekolah, dan juga sekolah tinggi (Universitas),” pungkasnya.

Kaca Mata Murfati meyakini, bahwa dr. Kusnanto, sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi saat ini, banyak menguasai persoalan masalah kesehatan di Kota Bekasi.

“Saya optimis, dr. Kusnanto lebih menguasai permasalahan kesehatan Kota Bekasi. Beliau lebih sigap dalam menanggapi keluahan masyarakat dan ancaman kesehatan untuk Kota Bekasi. Semoga, sebagai mitra kerja Komisi D, Dinkes di tangan dr. Kusnanto kedepan lebih baik,” ujarnya. (Adv)

Comments

comments