Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Februari 23, 2020
Halaman Home » Hukum » Mantan Ketum PSSI Jawa Timur Dituntut 6 Tahun Penjara
  • Follow Us!

Mantan Ketum PSSI Jawa Timur Dituntut 6 Tahun Penjara 

BERITA JAKARTA – Mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyala Mataliti dituntut 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI, Jawa Timur, Didik Farkhan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016) kemarin.

Selain itu, dalam persidangan yang di Ketuai Majelis Hakim Sumpeno tersebut, Jaksa juga menuntut terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp1,1 Miliar dan harus dibayar setelah putusan hakim mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Bila tidak bisa membayar harta bendanya disita dan dilelang untuk membayar. Kalau masih belum juga mencukupi, diganti dengan hukuman penjara selama 3,5 tahun,” kata Jaksa dalam pembacaan tuntutannya.

Dalam pertimbangannya, Jaksa mengatakan yang memberatkan terdakwa karena yang bersangkutan sempat melarikan diri ke Singapura hingga beberapa lama. Dan tindakan terdakwa bertentangan dengan program Pemerintah yang sedang memberantas korupsi. 

“Terdakwa juga tidak mau menanda tangani sejumlah surat yang berkaitan dengan kasus ini,” tegas Jaksa.

Jaksa mengatakan, terdakwa La Nyalla telah terbukti melawan hukum dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara sebesar Rp1,1 milyar lebih.

“Terdakwa juga (La Nyalla) terbukti menyalahgunakan wewenang dalam penggunaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 hingga tahun 2014.” Tandas Jaksa.

Pantauan Beritaekspres.com, usai mendengarkan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Didik Farkhan dimuka persidangan, kuasa hukum dan terdakwa La Nyalla Mataliti yang juga mantan Ketua KADIN Jawa Timur ini akan menyampaikan Nota Pembelaan (Pledoi) pekan depan. (Bambang) 

Comments

comments