Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Ini Kata Walikota Bekasi Bila APBD 2017 Telat Disahkan
  • Follow Us!

Ini Kata Walikota Bekasi Bila APBD 2017 Telat Disahkan 

BERITA BEKASI – Meski diberi tenggat waktu hingga 30 November 2016, Pemerintah Daerah dengan DPRD Kota Bekasi belum menyepakati bersama terhadap rangcangan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD tahun anggaran 2017.

“Saat ini tengah dibahas. Batas waktu hari ini, Rabu (30/11) hingga pukul 00.00 WIB harus sudah diputuskan,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, Rabu (30/11/2016).

Diungkapkan Rahmat, finalisasi APBD 2017 sudah seharusnya diselesaikan pada 30 Nopember disepakati bersama Pemerintah dengan DPRD yang diharapkan dapat rampung sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.

“Kalau DPRD, posisinya lagi ngeributin Bangli, ya tertunda dan tertunda terus, ngak akan selesai-selesai,” ujar Rahmat.

Namun demikian, lanjut Rahmat, bila batas waktu yang sudah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri, Kepala daerah pun diberikan kewenangan. Meski menurutnya hal itu dapat merugikan masyarakat Kota Bekasi.

“Kalau alasan dan hal lainnya menjadi penghambat, ada kewenangan kepala daerah, tapi kan rugi masyarakat bekasi,” ujarnya.

Makanya lanjut Rahmat, sudahlah, kita damai – damai saja, publik sudah tahu semua apa yang kita lakukan, mau warga A atau B, mau marga A atau B, semuanya tetap sama yakni anak Bangsa,” tambahnya.

Dikatakan Rahmat, jikalau pengesahan ABPD lewat dari batas waktu yang sudah ditentukan, maka samadengan tidak memenuhi aturan perundang-undangan.

“Kita inikan pembuat produk hukum kebijakan, tapi kalau kita juga yang melanggar kebijaka kita, bagaimana mengikat masyarakatnya,” ulasnya.

APBD Kota Bekasi tahun anggaran 2017 sebesar Rp5,5 miliar naik dari tahun sebelumnya. “Jadi kalau aturannya 30 Nopember itu sudah aturan,” ulasnya lagi.

“Jadi jangan juga di interpretasikan dengan gejolak penertiban bangunan liar di Pekayon.” Pungkasnya. (NDI)

Comments

comments