Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Oktober 22, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Gerakan Mosi Tak Percaya Kepada Ketua DPRD Kota Bekasi
  • Follow Us!

Gerakan Mosi Tak Percaya Kepada Ketua DPRD Kota Bekasi 

BERITA BEKASI – Komite Pemuda Patriot Peduli Pembangunan, melakukan gerakan mosi tak percaya kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai, ketika  menggelar aksi unjuk rasa terkait Paripurna Pansus bangunan liar.

Pengunjuk rasa juga mengancam bakal melakukan gerakan mosi tak percaya secara masif, sampai Paripurna Pansus yang digagas oleh segelintir anggota DPRD Kota Bekasi tersebut, dibatalkan.

Koordinator Aksi, Rino mengatakan bahwa, pembentukan Pansus penertiban Bangunan Liar (Bangli) tersebut, dianggap sebagai bentuk arogansi dari Ketua Dewan. Sebab, hak angket  yang digulirkan lewat Pansus dianggap tidak sesuai dengan tata tertib.

“Lembaga politik ini bersifat kolektif kolegial. Jadi apapun keputusan yang dikeluarkan oleh lembaga politik ini, seyogyanya harus melalui musyawarah dan kesepakatan oleh para anggota dewan yang lainnya. Bukan, ujug-ujug dibentuk Pansus,” ujar Rino, di halaman gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (22/11/2016) kemaren.

Menurut dia, upaya komunikasi yang dilakukan Legislatif dan Pemerintah Daerah (Pemda) merupakan langkah bijak, sehingga warga yang berdampak terhadap kebijakan Pemerintah tersebut, tentunya bisa segera teratasi.

“Kekesalan kami karena terkait penertiban bangunan liar telah dipolitisasi oleh Ketua DPRD Kota Bekasi. Seharusnya, DPRD dan Pemkot Bekasi mampu menjalin komunikasi yang baik untuk segera mencari solusi buat warganya. Bukan, malah memperkeruh suasana yang pada akhirnya malah warga menjadi korban,” ujarnya.

Rino mengancam akan mendatangi kembali gedung DPRD Kota Bekasi, dengan mengerahkan massa lebih banyak lagi, dalam beberapa hari kedepan.

“Kami mendesak agar ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai, segera mengakhiri skenario Pansus terkait penertiban bangli  tersebut. Kami akan mengerahkan massa yang lebih besar lagi, kalau sampai tidak ada keputusan dari para anggota Legislatif ini.” Pungkasnya. (CR-1)

 

Comments

comments