Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Permudah Aktifitas Petani, Menteri BUMN Launching Kartu Tani
  • Follow Us!

Permudah Aktifitas Petani, Menteri BUMN Launching Kartu Tani 

BERITA SITUBONDO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Rini M Soemarno, Rabu (16/11/2016) melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula Asembagus, Kabupaten Situbondo. Ia datang ke PG tersebut didampingi Direktur Utama PTPN XI, Dolly Parlagutan Pulungan dan Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto SH.

Selain melakukan kunjungan kerja, Rini M Soemarno, juga melaunching kartu tani untuk petani di wilayah PTPN IX, X, XI yang jumlahnya sekitar 31 kartu. Kartu tersebut diluncurkan sebagai wujud sinergi menuju swasembada gula berdaya saing.

“Semoga segalah kemudahkan akan diperoleh oleh petani tebu, maupun para petani lainnya dengan diluncurkannya Kartu Tani ini,” jelas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Rini M Soemarno kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, Kartu Tani ini bisa digunakan untuk mempermudah para petani meminjam uang di Bank-Bank yang telah ditentukan pemerintah, membeli pupuk bersubsidi maupun transaksi dengan pihak PG. disamping itu, kata Bu Menteri, masih banyak lagi manfaat lainnya dalam menggunakan Kartu Tani.

“Diluncurkannya Kartu Tani, tidak lain untuk mempermudah aktivitas pertanian tebu. Harapan saya semoga dengan launching kartu tani ini, bisa membantu para petani dalam berbagai persoalan pertebuan,” paparnya.

Informasinya, launching kartu tani tersebut tidak hanya dilaksanakan di PG Asembagus saja, melainkan dilakukan secara serentak di enam PG di Jawa Timur. yaitu, PG Prajekan, Bondowoso, Sembroro, Jember, Jatiroto Limajang, Pogotan Madiun, Ngadirejo kediri, Krebet RRI Malang.

Tidak hanya itu saja yang dikatakan mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan  era Presiden Megawati ini kepada awak media. Rini juga menjelaskan bahwa isu tentang penutupan 3 PG di Kabupaten Situbondo tersebut, bukan tidak mungkin terjadi.

“Jika PG-PG itu sudah tidak produktif dalam produksi gula, mungkin bisa saja PG tersebut ditutup. Tapi, sebaliknya jika PG PG itu produksinya memenuhi standart bahkan melebih standart, maka tidak mungkin PG tersebut di tutup. Justru, kita akan buat PG baru.

Sementara itu, Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto menyambut baik diluncurkannya kartu tani itu. Dengan adanya Kartu Tani ini, kata Bupati Dadang, pabrik gula juga mengetahui data-data mengenai para petani tebu di wilayahnya yang akan menanam tebu.

“Kartu Tani yang diluncurkan Menteri BUNM RI, merupakan kartu berisi basis data yang menunjukkan profil para petani secara lengkap, mulai dari luas dan lokasi lahan, jadwal panen, penjatahan pupuk, hingga akses pembiayaan perbankan,” terang Dadang.

Data di dalam Kartu Tani tambahnya, ini juga dilengkapi dengan rincian transaksi pabrik gula, termasuk jumlah rendemen dan jumlah produksi gula. Dan untuk mengakses data di kartu tani, petani bisa menginstall aplikasi di smartphone dan memasukkan nomer kartu taninya atau melalui notifikasi melalui sms di handphone atau melalui ATMnya.” Pungkasnya. (Abdul Wahet).

Biro Bondowoso

Comments

comments