Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Agustus 21, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Erupsi Awan Panas Gunung Sinabung Meluncur 3.000 Meter
  • Follow Us!

Erupsi Awan Panas Gunung Sinabung Meluncur 3.000 Meter 

BERITA MEDAN – Gunung Api Sinabung sekitar pukul 08:33 WIB terjadi erupsi dan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur 3.000 meter ke arah Tenggara – Timur dan tinggi kolom abu 1.000 meter dari puncak Gunung.

Sedangkan angin berhembus sedang ke arah Timur, Amp. 120 mm, lama gempa 344 detik, demikian siaran WhatsAPP.

Dari laporan pengamat Gunung Api Sinabung sebelumnya melalui grup WhatsAPP,  tanggal 31 Oktober 2016 pukul 00:00 WIB hingga 06:00 WIB secara visual, cuaca mendung – hujan, angin tenang – perlahan ke arah Timur, suhu udara 17°C, Gunung Api tertutup kabut.

Terjadi satu kali erupsi dengan tinggi kolom tidak terinci karena tertutup kabut. Terjadi 3 kali awan panas keguguran dengan jarak luncur tertutup kabut.

Terjadi hujan gerimis dari pukul 00.00 WIB – 04.07 WIB, curah hujan sebesar 0,4 mm. 1 x erupsi, Am: 120 mm, Lg: 58 detik. 78 x guguran am: 3 -120 mm, Lg: 15-464 detik. 1x Lf am: 23 mm, Lg: 23 detik. 6x Hyb am: 5 – 17 mm, Lg: 8 – 16 dtk.

Petugas pemantau Gunung Api Sinabung menyebutkan status masih tetap awas dan direkomendasikan kepada masyarakat, pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 KM dari puncak dan dalam jarak 7 KM untuk sektor Selatan-Tenggara.

Dalam jarak 6 KM untuk sektor Tenggara – Timur, serta dalam jarak 4 KM untuk sektor Utara – Timur Gunung Sinabung serta masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai – sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Danramil 04/SE, Kapten  Inf. Sembiring, mengaku penjagaan pintu portal ke kawasan zona merah tetap dijaga dan diperketat  pihaknya, karena masih banyak warga pengungsi memasuki perladangan secara sembunyi – sembunyi dengan alasan finansial.” Pungkasnya.  (Panitra Nedy Tarigan)

Biro Sumut

Comments

comments