Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 27, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Wacana Rehabilitas Nama Novanto di MKD Dinilai Benar 
  • Follow Us!

Wacana Rehabilitas Nama Novanto di MKD Dinilai Benar  

BERITA JAKARTA – Rekaman suara Setya Novanto yang dilaporkan Ma’roef Sjamsuddin yang kala itu menjadi Dirut PT Freeport Indonesia  kepada Sudirman Said (SS) yang saat itu menjabat Menteri ESDM  sehingga memunculkan kasus “papa minta saham” adalah ilegal. 

Demikian Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menegaskan. “MK (Mahkamah Konstitusi) mengatakan Maroef lakukan kegiatan intelijen ke Novanto. Dan ini ilegal,” ungkapnya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2016). 

Menurut Fahri, Padahal diterapkan single user seperti yang mau diterapkan oleh Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan. Maroef melakukan operasi intelijen dan bukan untuk single client. Kliennya dia berikan ke SS dan SS menggunakan ini untuk keperluan politiknya yaitu untuk menyingkirkan Novanto.

Data intelijen yang disampaikan SS itu merupakan hasil curian. Hasil curian tersebut lalu dibedah MKD. Fahri pun mengatakan dirinya memprotes hal tersebut dan lalu di pecat partainya. 

“Tidak boleh menteri datang ke gedung ini kecuali diundang. Dia (SS) datang dan mempengaruhi MKD dan difestivalisasi. Saya kritik terbuka ke pimpimpinan MKD yang lama bahwa MKD dijebak,” tandasnya.

Sambung Fahri lagi, bagi Novanto kerusakan bagi dirinya sudah terjadi. Sudah dibuka rahasia pribadinya. “Harusnya dia katakan, barang saya dicuri. Karena nama Sudah Novanti sudah rusak, meski MKD tidak memutuskan pemecatan Novanto tapi sidang itu merusak nama Setya Novanto dan ada tekanan ke dia untuk mengundurkan diri,” jelasnya.

Fahri menilai MKD sudah mengambil keputusan yang benar jika peninjauan kembali (PK) Novanto untuk merehabilitasi namanya diterima. (OSS)

Comments

comments