Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 27, 2019
Halaman Home » Hukum » LPSK Sambut Baik Vonis Maksimal Tersangka Pemerkosa YY
  • Follow Us!

LPSK Sambut Baik Vonis Maksimal Tersangka Pemerkosa YY 

BERITA JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambut baik vonis hukuman maksimal kepada Zainal alias Bos, otak pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa YY, pelajar SMP di Rejanglebong Bengkulu April lalu.

“Kami apresiasi hakim yang berani memberikan vonis maksimal kepada pelaku, ini cukup luar biasa karena biasanya pelaku kejahatan sejenis hanya dihukum penjara saja,” ujar Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai, Jumat (30/9/2016).

LPSK berharap vonis yang tinggi ini disertai pula keseriusan yang tinggi dari Pemerintah setempat dalam mencegah jatuhnya lagi korban Tindak Pidana serupa di Bengkulu, khususnya Rejanglebong.

Upaya yang bisa diambil adalah dengan penyediaan fasilitas transportasi untuk siswa dan pendidikan yang mudah dijangkau, sehingga potensi siswa maupun masyarakat umum menjadi korban kejahatan bisa dikurangi.

“Upaya pencegahan tentu lebih baik ketimbang menunggu ada lagi korban,” jelas Semendawai.

Selain upaya meminimalisir potensi masyarakat menjadi korban, LPSK juga berharap perhatian pemerintah kepada keluarga korban YY tidak surut seiring divonisnya pelaku. Hal ini penting mengingat pemulihan psikologis kepada keluarga YY tentu tidak secepat berakhirnya persidangan.

“Perhatian dari Pemerintah setempat maupun instansi seperti Kementerian Sosial kepada keluarga YY sudah cukup bagus, kami berharap perhatian tersebut tetap ada meski proses peradilan usai”, harap Semendawai.

LPSK sendiri memberikan perlindungan kepada kedua orang tua Yy berupa rehabilitasi psikologis dan pendampingan selama menjalani proses peradilan. Rehabilitasi medis akan tetap diberikan sepanjang dibutuhkan keluarga korban.

“Kami akan terus memberikan perlindungan sejauh dibutuhkan oleh keluarga korban. Masa berlaku maupun perpanjangan layanan perlindungan akan ditentukan berdasarkan penilaian yang diberikan tim LPSK,” pungkas Semendawai.

YY siswi SMP di Rejanglebong Bengkulu ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan setelah sempat dilaporkan hilang beberapa hari. Hasil penyelidikan, diketahui YY mengalami peristiwa perkosaan oleh belasan orang sebelum dibunuh oleh mereka.

Beberapa pelaku yang masih dibawah umur diberikan hukuman maksimal, yakni 10 tahun. Pelaku utama, Zainal alias Bos divonis maksimal. (CR-1) 

Comments

comments