Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 13, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Disdik Kota Bekasi Bantah Pemecatan 7 Kepsek
  • Follow Us!

Disdik Kota Bekasi Bantah Pemecatan 7 Kepsek 

BERITA BEKASI – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen mengaku kaget atas pemberitaan pemecatan 7 Kepala Sekolah dilingkup Diskdik setempat. Pasalnya pemberitaan itu dinilai Alex tidak benar yang perlu diluruskan kepada publik.

“Itu tidak benar, dan harus diluruskan pemberitaan bohong itu,” kata Alelexander, saat dihubungi Beritaekspres.com, Rabu (28/9/2016).

Dijelaskan Alex, apa yang sebenarnya terjadi di instansinya itu adalah memberikan sanksi kepada beberapa Kepsek. Bahkan sanksi ringan hingga berat tidak saja diberikan kepada Kepsek, melainkan seluruh aparatur dilingkup Dinas Pendidikan Kota Bekasi bila diketemukan melakukan pelanggaran kode etik dan indisipliner.

“Yang benar adalah penjatuhan sanksi, bukan pemecatan. Dan sanksi diberikan bukan saja kepada Kepsek, staf di Dinas Pendidikan yang tidak ikut apel pun kita beri sanksi,” terangnya.

Alex juga menyayangkan pemberitaan yang beredar dimedia online yang memberitakan Disdik Kota Bekasi pecat 7 PNS yang rata-rata Kepala Sekolah SMA kemarin.

“Seharusnya konfirmasi kebenarannya dulu baru dimuat, jangan sudah dimuat baru konfirmasi, yang ada salah informasi,” tandasnya.

Sementara, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi, menyatakan bahwa  pemberitaan terkait pencopotan 7 kepala sekolah itu tidak benar. Melainkan mereka hanya diberikan teguran tertulis dan lisan.

“Mereka yang diberikan sanksi, karena melakukan pelanggaran disiplin kerja. Dan penilaian sanksi itupun diberikan sejak Januari hingga September 2016. Tapi bukan dicopot jabatannya, apalagi sampai dipecat dari PNS, berita tidak benar itu,”ungkap Ali Fauzi, yang mengaku tidak pernah menyatakan kepada wartawan tentang pencopotan ke 7 Kepsek.

“Pembebasan jabatan dan pemberhentian tidak hormat itu bila terjadi pelanggaran berat, jadi tidak ada pencopotan Kepala Sekolah, apalagi pemecatan PNS,” tambahnya. (NDI)

Comments

comments