Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Dua Rumah Sakit Swasta di Bekasi Masih Tolak Pasien BPJS
  • Follow Us!

Dua Rumah Sakit Swasta di Bekasi Masih Tolak Pasien BPJS 

BERITA BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) agar melakukan peninjauan tentang rumah sakit yang tidak bersedia menerima pasien BPJS. Hal itu diungkapkan Roy sapaan Rayendra disela serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang saat ini dijabat Kusnanto, di Balai Patriot Kantor Walikota Bekasi, Selasa (6/9/2016) kemarin.

“Saya minta dalam satu minggu ini, Dinkes kaji kembali alasan pihak rumah sakit yang nolak pasien BPJS,” kata Roy.

Saat ini lanjut Roy, pihaknya tengah mempelajari aturan yang dapat menjadikan acuan rumah sakit swasta wajib menerima pasien BPJS.

“Kalau ada aturan yang bisa mengacu penberian sanksi kepada rumah sakit tersebut, tentunya akan kita jalani, baik itu mulai berupa teguran hingga pencabutan izin operasional dan izin lainnya,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto mengaku masih mempelajari prosedur aturan yang mewajibkan rumah sakit swasta melayani pasien BPJS.

“Kita akan pelajari dan secepatnya kita kaji, karena tidak bisa juga jika berikan sanksi tanpa ada payung hukum,” terangnya.

Kecuali tambahnya, mereka menolak pasien yang menggunakan Jamkesda yang sekarang sudah ada Perwal tentang pasien Jamkesda pada rumah sakit swasta,” ungkapnya.

Diketahui di Kota Bekasi sebanyak 41 rumah sakit swasta beroperasional namun dua diantaranya masih menolak pasien pengguna BPJS, Yakni Rumah Sakit Mitra Keluarga Barat dan Timur. (Adv/NDI)

Comments

comments