Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Kriminal » Satu Tembak Mati, Tujuh Kawanan Rampok Dibekuk Polisi
  • Follow Us!

Satu Tembak Mati, Tujuh Kawanan Rampok Dibekuk Polisi 

BERITA JAKARTA – Tujuh orang kawanan rampok berhasil dibekuk polisi di Apartemen Gading Nias Kelapa Gading, Jakarta Utara. Salah satunya bahkan ditembak mati lantaran melawan polisi dengan menembakan senjata api. Sedang aksinya itu sudah dilakukan kawanan rampok sebanyak 20 kali lebih.

“Ada tujuh orang yang kami tangkap terkait pencurian dengan kekerasan. Salah satu meninggal dunia karena melawan petugas dengan Senpi,” ujar Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Heriyanto kepada Beritaekspres.com, Jum’at (2/9/2016).

Ketujuh tersangka tersebut merupakan kawanan begal asal Lampung, yaitu Diki Fernando (19), Agung purwanto (21) dan Heri Irawan (25) dengan kondisi kaki kiri tertembak. Kemudian, A Sopian Prayoga (21), Muhammad David Kasidi (21), Tantowi Dadang S (19), dan Thernando Devila (24).

Menurutnya, penangkapan tersebut dilakukan berawal dari kasus perampokan terhadap roda dua milik korban bernama Sri Hartanto Khaeron (34) di depan Pangkas Rambut Laksana di Jalan Bangka II, RT008/RW03, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (21/8) lalu.

Saat kejadian, awalnya korban memarkir sepeda motor di depan pangkas rambut. Kemudian, korban melihat pelaku yang sedang berusaha mengambil motor miliknya. Namun, seorang pelaku lainnya masuk ke tempat  pangkas rambut tersebut sambil menodongkan senjata api ke arah korban dan menggasak handphone korban.

Setelah anggota polisi berhasil menangkap pelaku tersebut, selanjutnya dilakukan pengembangan dan akhirnya mendapatkan beberapa pelaku lainnya yang juga melakukan pencurian di beberapa lokasi. Namun, pada waktu melaksanakan pengembangan tersebut tiga orang pelaku berusaha melawan dan melarikan diri sehingga oleh petugas di ambil tindakan tegas.

Rudy menjelaskan, setelah melepaskan dua kali tembakan peringatan pelaku tetap tidak menghiraukan sehingga petugas terpaksa melumpuhkan dengan timah panas. Baku tembak tersebut terjadi di Jalan Kebagusan Dalam 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Salah satu pelaku tertembak lalu meninggal dan dua orang pelaku lainnya terkena luka tembak di kaki sebelah kiri,” tuturnya.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga sepeda motor jenis Honda Beat, dua senjata api rakitan jenis revolver, tas, helm, pakain pelaku yang digunakan saat kejadian dan hasil rekaman CCTV.

“Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terhadap satu pelaku yang belum tertangkap,” tutupnya. (Yon)  

Comments

comments