Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Bakti Sosial PWRI Malang Raya Bersama IKAPPI
  • Follow Us!

Bakti Sosial PWRI Malang Raya Bersama IKAPPI 

BERITA MALANG – Dalam menyambut dirgahayu Republik Indonesia ke-71 DPC PWRI Malang Raya gelar bakti sosial (Baksos) pengobatan gratis kerjasama dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI)  di Desa Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen.

Dalam kegiatan bakti sosial ini di hadiri ratusan masyarakat yang di bantu oleh Ketua RT, RW dan para tokoh setempat bahkan Kepala desa Ngadilangkung juga memberikan suport adana bakti sosial yang gelar di wilayahnya.

Dalam kegiatan ini, Ketua DPD IKAPPI Ir. Didik Suprianto, menyampaikan tujuan program ini adalah untuk mengangkat harkat martabat harga diri sebuah organisasi ada pada pengabdian di ibu pertiwi, baksos bagian dari pengabdian IKAPPI. Di tengah-tengah baksos kami juga mensosialisasikan IKAPPI dan gerakan nasional “Ayo Kembali Belanja Ke Pasar Tradisional”.

“Semenjak kami menerima SK dari DPP kami langsung terjun hadir di tengah masyarakat. Hari pertama saat Ketua umum menyampaikan SK kepengurusan langsung kita ajak ke pasar Batu untuk dialog dengan pedagang sambil baksos,” terang Didik kepada Beritaekspres.com, Jumat (2/9/2016).

Dijelaskannya, IKAPPI bulan kemarin, pihaknya juga melakukan hal yang sama di pasar Ngijo Karangploso dengan menggandeng MPC Pemuda Pancasila (PP), Pasar Kembang Surabaya, Pasar Tawang Mangu Kota Malang, Desa Kidal Tumpang dengan komunitas pasar sayur dan masyarakat sekitar Pasar Merjosari.

Yopi, selaku pemegang kendali PWRI Malang Raya megatakan kegiatan sosial ini perlu di tingkatkan dan di kembangkan demi mengangkat harkat dan martabat organisasi, dimana hal ini kerjasama antara PWRI dan IKAPPI untuk melakukan bakti sosial yang langsung terjun membantu masyarakat untuk pengobatan gratis. Tak hanya itu, crew PWRI dan IKAPPI ikut andil dalam momentum ini. 

Masyarakat sangat antosias dan merasa senang sekali, mulai dari ibu-ibu, pemuda dan orang tua jumpo. Hasil pantauan Investigasi selitar seratus lebih masyarakat mendatangi agenda ini untuk berobat yang tidak di kenakan biaya sepeserpun alias gratis dan diberikan bingkisan kue untuk kesehatan. (Sel/Tut)

Biro Malang

Comments

comments