Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Desember 10, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Tim SAR Evakuasi Korban Tenggelam Sungai Cijalu
  • Follow Us!

Tim SAR Evakuasi Korban Tenggelam Sungai Cijalu 

BERITA CILACAP – Tim SAR Gabungan pagi tadi berhasil mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Cijalu, Desa Mulyadi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Koordinator Badan SAR Nasional Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan, korban atas nama Irfan Supriatmoko (19), warga Dusun Mulyasari RT01/RW02, Desa Mulyadadi, Kecamatan Majenang, Cilacap, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa  sekitar pukul 08.00 WIB, setelah dilakukan penyelaman selama 10 menit di Sungai Cijalu yang memiliki kedalaman 4 meter.    

“Setelah dievakuasi dari dasar sungai, jenazah korban langsung kami bawa ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Mulwahyono, Minggu (31/7/2016).

Peristiwa naas yang dialami Irfan tersebut terjadi saat korban bersama kakeknya, Pujiono (60) dan adiknya, Dimas Nurfauzan (13) mandi di Sungai Cijalu pada hari Sabtu (30/7), sekitar pukul 17.15 WIB.

Saat melihat adiknya berenang di sungai, korban mencoba ikut berenang. Namun karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam. Kakeknya berusaha menolong namun tidak berhasil karena tangan korban terlepas hingga akhirnya tenggelam.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke pemerintah desa setempat yang diteruskan ke Unit Pelaksana Teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap wilayah Majenang dan Basarnas Pos SAR Cilacap serta potensi SAR lainnya.

Ia mengatakan, 10 personel “Muhammadiyah Disaster Management Center” (MDMC) Majenang yang lebih dulu tiba di lokasi kejadian langsung melakukan penyisiran pada Sabtu (30/7) petang namun korban belum berhasil ditemukan.

“Kami yang menerima informasi mengenai kejadian tersebut pada hari Sabtu (30/7), pukul 20.00 WIB, langsung menerjunkan satu regu penolong beserta alat pertolongan di air menuju lokasi kejadian,” ujar Mulwahyono.

Setelah dilakukan pencarian pada malam hari hasilnya tidak efektif karena kondisi gelap dan sungai cukup dalam. Maka Tim SAR baru dapat melakukan penyelaman pada Minggu pagi. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments