Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Warga Ponorogo Marah, Jalan Aspal Sebulan Sudah Mengelupas
  • Follow Us!

Warga Ponorogo Marah, Jalan Aspal Sebulan Sudah Mengelupas 

BERITA PONOROGO – Masyarakat Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mulai resah. Pasalnya berbagai pengerjaan proyek infrastruktur terlihat amburadul. Mutu pekerjaan disinyalir jauh dari harapan dan standart nasional.

Padahal perbaikan jalan tersebut, merupakan upaya Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni untuk segera merealisasikan salah satu janji politiknya yaitu percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan tampaknya kurang mendapat pengawalan dari anak buahnya.

Langkah ini, malah dilemahkan bawahanya. Kenyataan ini dibuktikan dari lemahnya pengawasan beberapa proyek infrastruktur di perdesaan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo.

Pantauan Beritaekspres.com, dilapangan banyak proyek yang dikerjakan asal-asalan. Salah satu contoh pekerjaan yang kurang mendapat pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo adalah pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Pelem menuju Desa Munggu, Kecamatan Bangkal.

IMG-20160718-WA0015Padahal proyek pengaspalan jalan yang dikerjakan menggunakan dana yang bersumber dari APBD Ponorogo Tahun Anggaran 2016. Tetapi jalan aspal tersebut malah langsung hancur dan aspalnya mengelupas.

Pekerjaan poyek pengaspalan jalan tersebut menghabiskan dana sebesar Rp148.350.000,00 yang dikerjakan pihak CV. Ageng Karya dengan konsultan pengawas CV Armenida.

Proyek tersebut dikerjakan selama 60 hari kalender berdasarkan No. SPK: 5.2.3/01.01/PPK/PL.JL/SWO/405.14/2016. “Pengaspalan jalan Desa Pelem menuju Desa Munggu baru sebulan selesai dikerjakan tapi saat ini aspalnya sudah rusak dan mengelupas,” kata Mulyono, warga Desa Munggu, Minggu (24/7/2016).

Mulyono sangat menyayangkan pekerjaan proyek aspal jalan tersebut karena diduga dikerjakan asal-asalan kurang memperhatikan kualitas atau mutu. “Kami heran kenapa aspal baru satu bulan dikerjakan sudah rusak, kasihan uang rakyat dihambur-hamburkan,” keluhnya.

Dia menilai pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo kurang melakukan pengawasan terhadap pekerjaan pengaspalan jalan tersebut. “Mungkin kalau pihak Dinas PU melakukan pengawasan ketat dan teliti, pekerjaan pengaspalan jalan tersebut tidak asal-asalan,” terangnya.

Lebih lanjut Mulyono memaparkan jika jalan tersebut sangat vital dalam memperlancar roda perekonomian masyarakat. “Terus terang kami kecewa dengan mutu pekerjaan pengaspalan jalan Desa Pelem menuju Desa Munggu karena baru satu bulan dikerjakan sudah hancur,” paparnya.

Masyarakat berharap kepada Bupati Ponorogo untuk memberi teguran kepada Dinas PU Ponorogo agar lebih cermat dalam melakukan pengawasan berbagai proyek
infrastruktur di Bumi Reyog. “Kami yakin kalau Dinas PU melakukan pengawasan ketat, Insya Allah bisa meminimalisir buruknya kualitas pekerjaan proyek,” harapnya.

Secara terpisah PLT. Kepala Dinas PU Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo mengaku sudah memantau kerusakan tersebut. “Hal ini terjadi karena beban kendaraan yang melebihi tonase,” terang Jamus Kunto Purnomo.

Dia juga menjelaskan pihak rekanan sudah diperintahkan untuk memperbaiki lagi. “Aapun itu, karena masih dalam masa pemeliharaan maka masih dalam tanggung jawab rekanan. Dan sudah dihubungi, sanggup dalam waktu dekat diperbaiki,” tegasnya. (Muh Nurcholis)

Biro Ponorogo

Comments

comments