Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Mei 25, 2019
Halaman Home » Kriminal » Tergiur Gandakan Duit Malah Amblas Ditipu Dukun
  • Follow Us!

Tergiur Gandakan Duit Malah Amblas Ditipu Dukun 

BERITA BANYUWANGI – Sejatinya, SP (52), bukan seorang kyai ataupun dukun sakti. Tapi jelang Lebaran Idul Fitri 1437 Hijiriah, lelaki yang tinggal di Dusun Watu Ulo, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah ini menasbihkan diri sebagai orang pintar yang bisa menggandakan uang. Lantaran tidak sukses kasus penipuan yang dijalankannya berakhir di meja Polsek Kota Banyuwangi, Jawa Timur pada, Jumat (1/7/2016) lalu.

Terungkapnya kasus penipuan ini, bermula dari laporan korban, Ridwan (60), warga Jalan Ambon No.13, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro. Uang tunai Rp8,5 juta yang telah diserahkan kepada pelaku tak bertambah seperti yang disumbarkan. Alih-alih berlipat, uang tersebut malah amblas digunakan pelaku.

Modus penipuan berkedok penggandaan uang ini dilakoni SP tidak seorang diri. Nama MH (62), diakui tersangka sebagai mitra dalam mengembangkan kedok penipuan meraih kekayaan dalam tempo cepat. Saat ini MH tengah diburu polisi. Keberadaan warga Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi ini masih dalam pencarian.

Keterangan Kapolsek Banyuwangi AKP, I Ketut Redana menyebutkan bahwa MH berperan sebagai pencari mangsa. Selain itu, dia juga menyediakan tempat untuk menggelar praktek perdukunan palsu penggandaan uang.

“Dia juga ikut menyiapkan perlengkapan dalam proses ritual,” tukas perwira yang memanggul tiga balok emas di pundaknya, Sabtu (2/7/2016).

Itulah mengapa kasus ini ditangani aparat Polsek Kota Banyuwangi. Hampir seluruh kedok penipuan yang dijalankan SP berlangsung di kediaman MH. Menurut AKP I Ketut Redana, selama dua minggu korban menunggu uangnya berlipat ganda. Rentang waktu tunggunya lama karena harus dijalankan ritual khusus. Sialnya harapan baik itu justru berbalik menjadi celaka.

“Setelah kotak yang kata Si Dukun berisi uang berlipat dibuka, ternyata cuma berisi uang mainan. Jumlahnya memang setengah miliar. Tapi uang itu tak bisa dibelanjakan,” bebernya lagi.

Informasi yang diterima aparat, modus perdukunan dengan kedok penggandaan uang yang dilakoni pelaku tak memakan satu korban. Ada nama lain yang kabarnya juga tertimpa apes oleh ulah SP. Sayangnya orang tersebut belum melapor secara resmi kepada petugas.

“Mohon hati-hati, sebentar lagi lebaran. Jangan mudah tertipu dengan iming-iming atau janji bisa menggandakan uang. Itu hanya kedok penipuan yang telah menelan banyak korban,” tambah perwira asal Klungkung, Bali. (Rony)

Biro Banyuwangi

Comments

comments