Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Februari 29, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Sosialisasi PPDB Online, Ali Fauzi: Siswa Diberikan Kesempatan 3 Kali Test
  • Follow Us!

Sosialisasi PPDB Online, Ali Fauzi: Siswa Diberikan Kesempatan 3 Kali Test 

BERITA BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi, telah menetapkan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online yang akan mulai dibuka pada 27 Juni 2016 mendatang yakni melalui jalur umum, zonasi dan siswa miskin.

“Untuk kuota jalur siswa miskin 15 persen,  zonasi 10 persen dan jalur umum 75 persen termasuk dari luar daerah 5 persen,” kata Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi, usai sosialisasi PPDB Online bersama SKPD Pemkot Bekasi, di Aula Nonon Sontani, Jumat (10/6/2016) kemarin.

Ali mengatakan, PPDB online kali ini, bagi calon peserta siswa diberikan 3 kali kesempatan mengikuti test dalam waktu berbeda. Namun demikian, bila dalam 3 kali kesempatan anak tersebut tidak diterima, anak tersebut akan dimasukan kedalam jalur zonasi dalam waktu bersamaan.

“Dan kalau ternyata terdapat siswa yang tidak daftar ulang, maka ada penerimaan khusus siswa itu nantinya di dalam disekolah tersebut,” ujarnya.

Menanggapi salah satu Camat yang menginginkan jalur zonasi itu ada di tingkat Kelurahan dan Kecamatan tanpa tingkat RT/RW. Usulan itu menurut Ali, nantinya akan disampaikan kepada Kepala Daerah.

“Jadi pembagian zonasi itu dipertimbangkan ditingkat RT/RW Kelurahan dan Kecamatan, dan masukan Camat tadi akan kita sampaikan pada Walikota,” tambahnya.

Sedangkan bagi kriteria siswa miskin, akan diproses melalui data yang dimiliki Dinas Kesehatan,  Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil.

Disdik sendiri hanya menerima siswa miskin berdasarkan data yang diberikan ketiga dinas tersebut yang memiliki kewenangan dalam hal kriteria warga miskin.

“Tapi bagi yang tidak atau belum masuk kedaftar kartu sehat /miskin dapat datang langsung ke kantor disdik tanggal 20-25 Juni mendatang, kami sediakan layanan zona kesehatan, yang melibatkan Dinkes, Dinsos dan Disdukcapil nanti,” terangnya. (Adv)

Comments

comments