Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Desember 13, 2019
Halaman Home » Entertainment » Pandangan Umum Fraksi Gerindra, Gubernur Harus Kejar Target
  • Follow Us!

Pandangan Umum Fraksi Gerindra, Gubernur Harus Kejar Target 

BERITA SEMARANG – Fraksi Partai Gerindra Provinsi Jateng menyatakan, terkait perubahan  RPJMD dibutuhkan komitmen yang serius dari Pemerintah untuk merealisasikan program-program unggulan yang tertuang dalam rancangan perubahan RPJMD tahun 2013-2018.

Demikian dikatakan Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Partai Gerindra terkait dengan rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2014 tentang RPJMD Provinsi Jateng  tahun 2013-2018, pada Rapat Paripurna DPRD Jateng, Rabu (1/6/2016) kemarin.

“Rencana program haruslah sistematis, terukur, terarah dan dibarengi metodologi yang jelas. Sehingga target pelaksanaan program bisa terealisasi. Kami melihat Pemerintah Jateng kurang berhasil untuk memenuhi dari target MDG’s (millennium development goals) yang seharusnya tercapai pada 2015,” ungkap Sriyanto.

Seperti masalah kemiskinan dan pengangguran misalnya, lanjut Sriyanto, oleh karena itu perubahan RPJMD ini harus diproyeksikan untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah selama kurang lebih 3 tahun terakhir ini. Ia meminta agar Gubernur bisa mengejar target-target yang belum tercapai pada sisa masa pemerintahannya.

Ia katakan, kemiskinan di Jawa Tengah dari tahun ke tahun memang mengalami penurunan. Hanya saja penurunan tersebut tidak siginifikan atau melambat. Tercatat pada bulan September  2015, angka kemiskinan sebesar 13,32% (4,506 juta orang), sebagian besar di pedesaan yaitu sebesar 14,86% (2,716 juta orang) dan selebihnya di perkotaan yaitu sebesar 11,50% (1,789 juta orang). 

Melihat data tersebut kantong-kantong  kemiskinan paling besar berada di daerah pedesaan, maka seyogyanya Pemerintah harus mendorong modernisasi pertanian di Jawa Tengah dan memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian.

“Jika pertanian unggul maka otomatis angka kemiskinan akan berkurang karena mayoritas masyarakat di desa adalah petani, sedangkan pusat kantong-kantong kemiskinan adalah pedesaan,” kata dia.

Menurutnya, data yang tersaji dalam RPJMD masih bersifat umum bukan data yang terpilah berdasarkan wilayah, status ekonomi baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Fraksi Partai Gerindra memandang data terpilah sangat penting untuk menentukan arah kebijakan dalam semua sektor pembangunan.

“Misalnya, angka pengangguran di Kota Semarang, tingkat pendidikan penduduk, potensi alam di daerah, strategi yang tepat untuk mengatasinya seperti apa dan sebagainya,” ujarnya.

Hal yang tidak kalah penting bahwa program-program pembangunan yang telah tersusun dalam draft perubahan RPJMD ini harus segera diikuti dengan langkah yang nyata, supaya visi pembangunan Jawa Tengah tahun 2013 -2018 menuju Jawa  Tengah sejahtera dan berdikari mboten korupsi, mboten ngapusi, bisa terwujud dan terealisasi.  (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments