Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Juli 19, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » 3 Tewas, 4 Kritis Akibat Awan Panas Gunung Sinabung
  • Follow Us!

3 Tewas, 4 Kritis Akibat Awan Panas Gunung Sinabung 

BERITA SUMATERA – Luncuran awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara yang terjadi pada, Sabtu (21/5) sekitar pukul 16.48 WIB mengakibatkan korban jiwa dan beberapa rumah terbakar.

Data sementara berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Karo ada 7 korban terkena awan panas, dimana 3 orang meninggal dunia dan 4 orang mengalami luka-luka yang kondisinya dinyatakan kritis. Namun tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi korban yang langsung dibawa ke rumah sakit.

Adapun korban yang dinyatakan kritis antara lain, Ibrahim Sembiring (57), Cahaya Sembiring (75), Cahaya Br Tarigan (45), dan Ersada Ginting (55). Keempat korban tersebut mengalami luka bakar dan dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) setempat.

Sedangkan korban meninggal dunia adalah Karman Milala (60), Irwansyah Sembiring (17), dan Nanin Br Sitepu (54) yang ketiganya berada di RSU Kabanjahe.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan korban adalah warga Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo yang sedang melakukan aktivitas berkebun di ladangnya.

“Desa Gamber berada dalam radius 4 KM dari puncak kawah Gunung Sinabung. Harusnya daerah ini kosong karena merupakan zona merah yang semua warganya tidak boleh melakukan aktivitas. Sebagian besar warga Desa Gamber telah mengungsi sejak lama dan rencana akan direlokasi mandiri,” ungkap Sutopo, Sabtu (21/5/2016).

Menurut info yang ada, masyarakat Gamber telah diberikan bantuan sewa lahan pertanian dan sewa rumah oleh Pemerintah agar tidak melakukan aktivitas di zona merah. Namun sebagian masyarakat tetap nekat melakukan aktivitas pertanian di kebunnya meskipun telah dilarang aparat.

Diketahui aktivitas Gunung Sinabung masih tetap tinggi, dimana pada hari Sabtu (21/5) telah terjadi guguran awan panas secara menerus pada pukul 14.28 WIB, 15.08 WIB, 16,39 WIB, dan 16.48 WIB. Awan panas guguran mencapai 4,5 KM hingga Sungai Lao Borus ke arah Barat. Sedangkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai 3.000 meter. “Ini dalam status awas,” tandasnya. (Ningsih)

Comments

comments