Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Setelah RS Awal Bros, Syaiful Pun Ditolak di RS Hermina Bekasi
  • Follow Us!

Setelah RS Awal Bros, Syaiful Pun Ditolak di RS Hermina Bekasi 

BERITA BEKASI – Meski sering mendapat teguran langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, terkait pelayanan kesehatan bagi masyarakat peserta BPJS. Namun lagi-lagi, keluhan masyarakat terus terjadi, terutama pada Rumah Sakit (RS) Swasta yang sudah menjalin kerjasama.

Hal ini, dialami Sobur (35) dan Istrinya Nunur (30) yang kesal terhadap pelayanan rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan BPJS. Kekesalan itu bermula saat Nunur membawa anaknya Syaiful yang baru berusia 14 bulan ke RS Awal Bros untuk mendapat pengobatan putranya karena penyakit yang diderita pada lehernya.

“Kalau setiap rumah sakit yang bekerja dengan BPJS menolak, buat apa saya bayar iuran setiap bulan,” ungkap Sobur Warga RT01/RW11, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi Jawa Barat kepada Beritaekspres.com, Selasa (5/3/2016).

Diungkapkan Sobur, saat itu Istrinya melakukan pemeriksaan Syaiful di poli anak RS Awal Bros yang kemudian Syaiful harus diambil tindakan untuk operasi pada lehernya.

“Setelah dari poli anak kami diminta temui spesialis dokter bedah, tapi setelah ketemu, dokter bedahnya bilang tidak bisa melakukan operasi karena keterbatasan alat,” kata Sobur menceritakan.

Selanjutnya pihak RS Awal Bros selama Satu minggu lebih Syaiful kerumah sakit itu,  barulah pihak RS Awal Bros memutuskan dengan merujuk Syaiful ke RS Hermina Bekasi. “Saya bingung disana (Awal Bros) tidak bisa, dan RS Hermina juga gak bisa,” keluhnya.

Menurut Sobur, dengan kejadian ini harusnya menjadi evaluasi program BPJS dengan pihak rumah sakit swasta yang sudah bekerjasama namun tidak ada kepastian jaminan kesehatan bagi pasien BPJS yang setiap bulannya membayar iuran.

“Kan tiap bulan kita bayar, persoalan kerjasama BPJS dengan Rumah Sakit Swasta itu bukan urusan kita. Urusan kita yang penting bayar iuran sesuai dengan aturan.” Tutupnya. (NDI)

Comments

comments