Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Juli 20, 2019
Halaman Home » Entertainment » Menteri Sosial Sesalkan Kasus Ayah Marshanda Terjadi
  • Follow Us!

Menteri Sosial Sesalkan Kasus Ayah Marshanda Terjadi 

BERITA JAKARTA – Menteri Sosial, Khofifah Parawansa, menyesalkan kasus yang terjadi pada Irwan Yusuf, ayah kandung artis, Marshanda, yang terjaring Dinas Sosial DKI Jakarta karena mengemis di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

“Ya saya berharap bahwa harusnya saling menghormati, saling menyapa, dan saling membangun kepedulian. Sama yang tidak kenal saja kita sapa apalagi yang kita kenal, apalagi menjadi bagian dari kerabat kita,” kata perempuan politisi NU ini, di Jakarta Timur, Senin (28/3/2016).

Menurut dia, kelonggaran-kelonggaran hubungan kekerabatan sebaiknya sudah harus diantisipasi lebih serius. “Artinya, pola hubungan kekerabatan harus dirakit kembali kalau sudah seperti itu. Saya rasa mestinya mereka kalau komunikasi terbangun dengan baik, pastinya akan saling melayani,” ujar dia.

Sebelumnya, artis kondang, Marshanda, mengatakan, keluarga telah menyiapkan tempat tinggal untuk sang ayah kandung, Irwan Yusuf, yang dijaring Dinas Sosial DKI Jakarta, karena mengemis di kawasan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan.

“Dari tante dan oma dari papa sudah ada tempat tinggal buat papa, sudah siapkan segala sesuatu,” ujar Marshanda sebelum menjenguk ayah kandungnya, di Panti Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur.

Bekas istri Ben Kasyafani itu menjelaskan, ayah kandungnya itu akan dijemput keluarganya. Setelah menjenguk sekitar setengah jam, Marshanda senang bisa bersua kembali dengan sang Papa.

“Aku bilang kita akan sering ketemu karena aku sudah kabar-kabaran dengan keluarga papa. Selanjutnya, dia mengaku akan mengadakan rapat keluarga untuk memutuskan apa selanjutnya yang akan dilakukan untuk mengurus ayahnya,” kata Marshanda.

Marshanda alias Caca telah menjenguk ayah kandungnya itu. Dia juga telah memberi uang jajan sebanyak Rp100.000. Selama mengemis dan menggelandang, menurut petugas Dinas Sosial DKI Jakarta yang mengurusi Irwan, laki-laki itu beroleh “penghasilan” maksimal sekitar Rp40.000 sehari. (***)

Antara 

Comments

comments