Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Juli 17, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Makan di Warung TPA, Cukup Bayar Dengan Plastik
  • Follow Us!

Makan di Warung TPA, Cukup Bayar Dengan Plastik 

BERITA SEMARANG – Warga yang tinggal di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang menerapkan aturan, tiap orang yang makan di warung setempat harus membayar dengan plastik.

Warung yang dinamai ‘Kantin Gas Metana’ tersebut bisa membawa keuntungan tersendiri bagi pemiliknya, karena perbulan bisa meraup keuntungan hingga 2 kwintal plastik atau Rp1,5 juta.

Seperti yang dilakukan Suyatmi dan Sarimin, pemilik kantin sampah tersebut membuat aturan di wilayahnya. Mereka melakukan ini semua karena tinggal di tumpukan sampah Jatibarang.

“Pengelola TPA yang membantu saya sejak Januari 2016,” ujar Suyatmi kepada Beritaekspres.com, di lokasi TPA, Senin (14/3/2016).

Suyatmi mengatakan, bila ada pembeli di warungnya maka harus membawa sampah plastik untuk ditimbang dan dihargai tiap kilogramnya. Plastik kresek dan botol-botol plastik yang sudah tak terpakai bisa ditukar dengan makanan, yang mana perkilo gram dihargai Rp 400.

“Ya kalau ingin makan kenyang, tiap pembeli harus membayar 20 kilogram sampah plastik. Itu sama dengan Rp 8000,” katanya.

Plastik-plastik yang sudah terkumpul kemudian dijualnya kembali ke pengepul. Untuk selanjutnya pengepul mendaur ulang plastik-plastik tersebut. (Nining)

Comments

comments