Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Maret 24, 2019
Halaman Home » Megapolitan » 5 Hari Tak Direspon, Para Sopir Ancam Demo Lebih Besar Lagi
  • Follow Us!

5 Hari Tak Direspon, Para Sopir Ancam Demo Lebih Besar Lagi 

BERITA JAKARTARatusan sopir angkutan umum, mulai dari taksi hingga bajaj melakukan aksi demonstrasi didepan Balai Kota. Mereka menuntut Pemprov DKI Jakarta segera menertibkan keberadaan angkutan umum berbasis aplikasi online, seperti Uber, Grab dan GO-JEK, Senin (14/3/2016).

“Tuntutan kami sudah diterima dengan baik. Jawabannya nunggu respon lima hari dari Presiden,” kata salah seorang sopir di silang Monas usai aksi demonstrasi, Senin (14/3).

Para pendemo melakukan Long march mulai dari depan Balai Kota hingga Istana, para sopir terus meneriakkan penghapusan semua transportasi berbasis aplikasi. Sebab, dampaknya pendapatan mereka kian menurun drastis.

“Kalau tidak ada tanggapan setelah lima hari, kami akan melakukan aksi yang sama dengan masa yang lebih besar lagi. Kita akan bawa sepuluh kali lipat dari yang ini. Kalau yang sekarang baru sekitar 5 persennya,” ancam pria yang mengaku sebagai pembina pool blue bird Garuda Kemayoran.

Aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi dan berakhir pada pukul 13.00 WIB berlangsung tertib dan tidak anarkis. Mereka membubarkan diri usai tuntutannya diterima oleh pihak istana yaitu Menteri Pratikno. Mereka membubarkan diri untuk kembali ke poolnya masing-masing.

“Sekarang kita bubar kembali ke pool masing-masing. Terserah mau langsung narik apa enggak. Tapi biasanya kita enggak narik, istirahat aja cape habis demo,” tandasnya. (CR-1)

Comments

comments