Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, November 14, 2019
Halaman Home » Hukum » Praperadilan Jessica Ditolak, Hakim: Penangkapan Sudah Sesuai Prosedur
  • Follow Us!

Praperadilan Jessica Ditolak, Hakim: Penangkapan Sudah Sesuai Prosedur 

BERITA JAKARTA – Permohonan Praperadilan Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin dalam kasus kopi beracun, akhirnya ditolak. Dalam putusan yang dibacakan di Pengadilan

Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2016), Hakim I Wayan Merta menyatakan prosedur penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan pihak Kepolisian atau termohon sudah sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Maka, tidak ada alasan hakim Praperadilan untuk memerintahkan termohon Praperadilan untuk segera
mengeluarkan tersangka Jessica dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya dan mengangkat cekal yang bersangkutan,” ucapnya. 

Selain itu pihak pemohon tidak dapat menunjukkan dalil-dalil yang diajukan, sehingga proses peradilan tetap dilanjutkan dan termohon tidak harus mencabut status tersangka, sehingga proses peradilan tetap dilanjutkan.

Majelis berpendapat, syarat orang ditahan adalah ditetapkan sebagai tersangka karena adanya
kekhawatiran akan melarikan diri dan merusak alat bukti serta mengulangi tindak pidana. Tindakan termohon sudah sesuai bukti-bukti yang diajukan. Penahanan tersangka sudah sah secara hukum. 

Atas putusan ini kuasa hukum Jessica, Yudi Wibowo Sukinto, tidak mempermasalahkannya. Bahkan ia tetap menunggu persidangan yang akan membahas pokok perkara kasus kematian Mirna. Ia tetap yakin kalau  polisi tidak memiliki bukti yang kuat dalam kasus yang menjerat kliennya.

“Saya yakin polisi tidak ada bukti yang kuat. Kalau dilihat dalam rekaman CCTV itu, tidak ada perbuatan tersangka menuangkan racun,” ucapnya. 

Sementara itu, kuasa hukum termohon Ajun Komisaris Besar Dian Perry, mengapresiasi keputusan hakim yang menolak gugatan praperadilan Jessica. Dengan demikian, pihaknya akan segera mempercepat berkas agar segera bisa disidangkan. 

“Kita berharap semua pihak yang terkait bisa mendukung agar berkas acara segera P21,” katanya. “Yang pasti kami bersyukur, memang ini hasil yang diinginkan, walaupun eksepsi pengadilan kami ditolak, tapi pokok perkara penanganan kami diterima, “ tambahnya.  (Bambang)

Comments

comments