Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Februari 22, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Media Harus Netral, Amanda: Profesi Jurnalis Itu Bukan Tim Sukses
  • Follow Us!

Media Harus Netral, Amanda: Profesi Jurnalis Itu Bukan Tim Sukses 

BERITA MANADO – Pers pada hakikatnya adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis uraian yang tersedia, sesuai pasal 1 angka 1 UU tersebut.

Mengingat media massa sebagai bagian dari pers, harusnya mampu bersikap netral dalam melakukan pemberitaan, terlebih-lebih yang berkenaan dengan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota. Namun kenyataannya tidak demikian ada media yang tak seimbang porsinya dalam memberitakan pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota yang cenderung memihak pada salah satu pasangan calon, maka hal ini tentu melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

Terkait hal itu, Perwakilan Dewan Pers di Sulut, Amanda Komaling turut angkat bicara. Menurutnya, profesi jurnalis itu bukan tim sukses. Setiap jurnalis Indonesia berkiblat pada UU Pers 40 dan Kode Etik jurnalis.

“Yang merasa dirugikan atau keberatan atas karya dan atau kegiatan jurnalistiknya, bisa mengadu ke Dewan Pers sesuai prosedur pengaduan. Bisa secara perorangan, sekelompok orang atau lembaga/instansi,” ujar Amanda kepada Beritaekspres.com, Kamis (25/2/2016).

Amanda juga mengingatkan mengenai kode etik jurnalistik, yang wajib selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah sesuai  KEJ Pasal 3.

“Jadi dalam ini, setiap jurnalis diminta bekerja secara profesional sesuai dengan profesi jurnalis bukan sebagai tim sukses. Silahkan cuti atau mundur sebagi jurnalis apabila menjadi bagian dalam tim sukses,” pungkas Ketua IJTI Sulut ini. (Subhan)

Comments

comments