Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, November 19, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Disdik Kota Bekasi, Loloskan Kepsek “Bermasalah”
  • Follow Us!

Disdik Kota Bekasi, Loloskan Kepsek “Bermasalah” 

BERITA BEKASITes calon kepala sekolah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, selama ini dinilai masih diwarnai manipulasi. Pasalnya, sejumlah guru yang diangkat menjadi kepala sekolah, tidak diketahui track record nya. Bahkan, penyelenggaraan tes Cakepsek tersebut dianggap hanya untuk menggugurkan kewajiban dari pemerintah daerah.

“Tes calon kepala sekolah itu, hanya untuk menggugurkan kewajiban saja. Padahal itu masih penuh dengan manipulasi,” ungkap Pemerhati Pendidikan Kota Bekasi, Tengku Imam Kobul.

Menurut dia, selama ini hasil yang diperoleh para peserta tidak pernah dipublis kepada publik. Padahal, penilaian itu sangat diperlukan, untuk mengetahui kompetensi masing-masing calon kepala sekolah itu.

Lebih jauh dikatakan Imam, pengangkatan kepala sekolah juga tidak pernah transparan. Kendati, perekrutannya telah melibatkan LPMP, namun, kenyataannya peserta tes cakep yang belum layak bisa diangkat menjadi kepala sekolah.

Oleh karena itu, Imam menegaskan Dinas Pendidikan dalah hal ini harus bertanggung jawab terhadap pengangkatan kepala sekolah yang tidak berkompeten tersebut.

“Kepala Dinas Pendidikan harus menganulir pengangkatan kepala sekolah yang tidak berkompeten itu. Kalau Kadisdik tidak becus mengatur pendidikan, lebih baik ditendang saja,” tegas Imam.

Selama ini, dia menilai banyak kebijakan yang dibuat oleh kepala dinas pendidikan tidak sesuai dan bertentangan.

“Contoh, masa sih kepala sekolah yang sebelumya diremidial bisa diangkat sebagai kepala sekolah sedangkan, masih banyak calon kepala sekolah yang lebih kompeten dari itu, yang waktu tes tidak remedial,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabarudin menjelaskan, bahwa hasil tes seluruh peserta dikeluarkan oleh LPMP. Layak dan tidak layak adalah kewenangan dari lembaga independen tersebut.

Dikatakan Rudi, proses pengangkatan kepala sekolah melalui rpat Baperjakat. Pihaknya, hanya mengusulkan seluruh peserta kepada Baperjakat.

“Layak atau tidaknya adalah LPMP yang menetukan. Hasilnya kita ajukan kepada Baperjakat, kemudian dari hasil rapat  Baperjakat, barulah diajukan ke BKD, dan kepala daerah,” tulisnya dalam pesan singkat. (BRAY)

Comments

comments