Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Februari 29, 2020
Halaman Home » Megapolitan » Korban Bom Thamrin, Kapolri: Minta Dibuat Tim Khusus Monitoring
  • Follow Us!

Korban Bom Thamrin, Kapolri: Minta Dibuat Tim Khusus Monitoring 

BERITA JAKARTA – Pusat kesehatan dan kedokteran (Posdokes) Mabes Polri menyatakan, hingga kini korban yang masih dirawat dirumah sakit terkait peledakkan bom di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat berjumlah 3 orang dari total korban sebanyak 27 orang, Senin (25/1/2016).

Dari peristiwa tersebut, Kapolri memerintahkan Pusdokes untuk membuat tim monitoring dan fasilitasi korban dan tim kunjungan pasca perawatan bagi korban yang sudah pulang dari rumah sakit.

Pusdokes Mabes Polri mencatat, dari 8 korban yang tewas dari peristiwa peledakkan bom di Jalan Thamrin beberapa waktu lalu, 7 telah terindentifikasi.

Selain itu, 3 korban dari korban meninggal dunia telah diambil oleh pihak keluarga, termasuk Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada.

Sementara itu, Sekretaris Pusdokes Mabes Polri, Kombes Pol Budiyono mengatakan, pasca peristiwa tersebut, Kapolri memerintahkan agar Pusdokes membuat dua tim khusus sebagai penilaian atau assessment terhadap para korban.

Tim tersebut, terdiri dari tim monitoring dan fasilitasi korban yang bertugas memonitor korban dan fasilitasi korban, sehingga para korban dijamin dari segala bentuk biaya perawatan di rumah sakit. 

Tim kedua bertugas melakukan kunjungan pasca perawatan terhadap korban yang sudah dinyatakan dapat pulang. Tujuan kunjungan pasca perawatan guna membantu korban yang masih rawat jalan, baik fisik maupun terapis.

Ditandaskannya, korban juga dibantu pengobatan secara psikologis dari tim medis psikolog Polri Bidang Kesehatan dan Polda Metro Jaya,” tandasnya. (Steve)

Comments

comments