Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Juli 20, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Ayah Korban Siswi Hamil di Bekasi: Anak Saya Niat Masuk Akpol Kandas  
  • Follow Us!

Ayah Korban Siswi Hamil di Bekasi: Anak Saya Niat Masuk Akpol Kandas   

BERITA BEKASI – Ayah korban Edi Susanto merupakan seorang anggota TNI yang berdinas di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur. Edi menjelaskan, jika kasus ini terkuak setelah putri pertamanya itu mengalami perubahan fisik. Ia heran, perut korban tiba-tiba membuncit, sekitar bulan Agustus 2015 lalu.

“Awalnya saya gak tau. Anak saya ini memang pendiam. Taunya, pas lihat badannya besar. Saya bawa ke klinik, akhirnya dibilang dokter anak saya hamil. Saya kaget,” kata kecewa.

Tak pelak, sang ayah pun spaning tak karuan. Ia lalu meminta korban untuk bercerita mengenai hal yang menimpanya. Namun ia kian terkaget, bahwa dari bibir mungil korban terucap nama Ahmad Syahroni, yang tak lain guru korban sendiri.

“Saya gampar anak saya, baru dia cerita, kalau pelaku adalah gurunya. Bahkan, ia sering ke rumah, ngajarin anak saya ngaji,” kesalnya.

Atas hal tersebut, korban lalu mendatangi sekolah korban. Namun sayang, pelaku berkilah jika dirinya tak pernah sedikit pun mengauli korban.

“Awalnya, dia (pelaku) ngelak. Tapi pas saya bawa anak saya ke sekolah, akhirnya dia ngaku,” ucap Edi yang tinggal di komplek Kodam, mustikasari itu. 

Setelah mendapat pengakuan itu, korban akhirnya dilarikan ke kampung halamannya di Tuban, Jawa Timur, sekitar bulan November 2015. Hal ini untuk menyelamatkan kejiwaan dan persalinan korban.

“Karena hal itu, anak saya minder. Ia takut ke sekolah. Padahal, anak saya mau masuk sekolah polisi (Akpol), karena dia rajin. Tapi gara gara ini, masa depan anak saya rusak,” kesal Edi memuncak.

Nah dalam proses penyembuhan itulah, rupanya pelaku sempat melarikan diri. Ia diamankan, setelah orang tua korban mencari keberadaan rumah pelaku.

“Dia sempat ngilang. Tapi akhirnya, balik lagi kerja ke sekolah. Nah, saya mau bawa dia ke polisi, terus enteng nya dia ajak damai. Kan gila, makanya setelah selesai persalinan, langsung saya laporin,” pungkasnya.

Kini, kasus tersebut ditangani oleh Unit PPA Polres Metro Bekasi.  (Thio)

Comments

comments